Tim berjuluk Pesut Etam kini memasuki fase krusial dengan sembilan laga tersisa yang akan menentukan posisi mereka di klasemen.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan timnya siap menghadapi tekanan yang biasanya meningkat di penghujung musim.
“Periode akhir kompetisi bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga menguji ketahanan mental dan konsistensi permainan setiap pemain,” kata Fabio, Minggu (28/3/2026).
Ia menegaskan seluruh skuat memiliki komitmen kuat untuk berjuang hingga kompetisi benar-benar berakhir. Ia optimistis anak asuhnya mampu menjaga performa di tengah persaingan yang semakin ketat.
Selama jeda kompetisi, Borneo FC memanfaatkan waktu untuk memulihkan kondisi fisik pemain sekaligus memberikan penyegaran mental. Langkah ini dinilai penting agar tim kembali tampil dengan energi dan fokus maksimal saat kompetisi dilanjutkan.
Saat ini, Borneo FC menempati posisi kedua klasemen sementara dengan 54 poin, hanya terpaut empat angka dari Persib Bandung yang berada di puncak. Selisih ini membuat peluang Borneo FC meraih gelar juara masih terbuka lebar.
Fabio menegaskan timnya tidak boleh kehilangan poin, terutama dalam pertandingan penting ke depan. Konsistensi menjadi kunci utama untuk terus menekan pemuncak klasemen. Ia juga mengingatkan pemain agar tetap fokus dan bekerja keras demi mewujudkan target yang telah ditetapkan sejak awal musim.
Tekanan yang semakin besar di sisa musim menuntut Borneo FC tampil tanpa kesalahan. Setiap pertandingan menjadi penentu dalam menjaga peluang meraih gelar juara.
Hal senada disampaikan manajer tim, Dandri Dauri, yang menegaskan seluruh elemen tim memiliki semangat sama untuk memperjuangkan gelar Super League. “Peluang yang masih ada harus dijaga dengan kerja keras dan usaha maksimal,” tegasnya.
Ia berharap perjuangan tim di sisa musim ini dapat berbuah manis dan mewujudkan ambisi menjadi juara.
Editor: Erwin