Kemenangan telak 4-0 jadi jawaban atas kiprah perdana Herdman karena sebelumnya hanya ada satu pelatih Indonesia yang berhasil meraih kemenangan dalam debut internasional yaitu Simon McMenemy, selebihnya selalu kalah.
Pada pertandingan malam tadi, Herdman menurunkan formasi menyerang 4-3-3 yang sangat dinamis. Gol pembuka dicetak Beckham Putra menit ke-15 assist Ole Romeny membuktikan tajamnya lini depan Indonesia.
Beckham, pemain Persib Bandung, mencetak gol kedua juga dari umpan Ole menit ke-25, sementara Ole mencetak gol ketiga menit 53 dan pemain yang masuk dibabak kedua Zijlstra Mauro menit 75.
Kemenangan membawa Indonesia melaju ke final FIFA Series 2026 untuk menghadapi Bulgaria yang dilaga sebelumnya menang besar 10-2 dari Kepulauan Solomon. Pertandingan Senin (30/3/2026) malam itu jadi ujian sesungguhnya bagi Herdman dan berpeluang membawa Indonesia mengalahkan tim asal Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah sepak bola di Indonesia.
"Kami bicara target sebelum laga untuk mencetak empat gol dan clean sheet. Kami punya kesempatan memainkan banyak pemain. Mereka mengendalikan laga secara profesional. Ini kali pertama kami bersama sama setelah waktu yang singkat untuk persiapan," ujar Herdman melansir dari laman resmi PSSI.
"Kami masih bekerja untuk mencetak gol dari bola mati. Tapi transisi kami sudah baik. Saya senang dengan permainan ini," imbuhnya.
Kunci kemenangan ini menurut pria 50 tahun itu adalah disiplinnya para pemain. "Disiplin di 15 menit pertama jadi penentu. Yang saya temukan adalah performa kami begitu solid. Kami harus menjaga kedisiplinan itu kemudian kreativitas juga jadi hal yang perlu diasah untuk tim ini," sebut Herdman.
Sementara pelatih Saint Kitts and Nevis Marcelo Serrano mengakui kehebatan Beckham Putra yang membuat kipernya “patah pinggang”. "Kami sudah mempelajari Beckham. Kami sudah tahu cara dia bermain dan ada juga beberapa pemain seperti Yakob Sayuri dan Ramadhan Sananta yang sebenarnya kami waspadai," ujar Serrano.
Saint Kitts and Nevis disebutnya tampil cukup meyakinkan. Beberapa peluang berhasil didapatkan pada awal laga, meski belum membuahkan hasil. "Soal pertandingan, kami terorganisir dengan baik selama 25 menit pertama sebelum gol-gol itu datang," ucapnya.
Saint Kitts and Nevis akan menjalani laga kedua berebut posisi ketiga menghadapi Kepulauan Solomon Senin sore lusa di SUGBK. Diketahui FIFA Series 2026 ini diikuti Indonesia sebagai perwakilan AFC, Bulgaria (UEFA), Saint Kitts and Nevis (CONCACAF) dan Kepulauan Solomon (OFC).
Editor: Aspian Nur