Hasil tersebut sekaligus memperpanjang catatan buruk Persebaya saat bertandang ke markas Pesut Etam. Tim asal Surabaya itu terakhir kali meraih kemenangan di Samarinda pada 23 Juni 2019. Artinya, hampir tujuh tahun Persebaya gagal membawa pulang tiga poin dari kandang Borneo FC.
Sejak peluit awal dibunyikan, Borneo FC langsung mengambil inisiatif serangan dan tampil menekan. Permainan agresif tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-15.
Penyerang asal Brasil, Julian Felipe Villa Ruiz, berhasil membuka keunggulan setelah memanfaatkan umpan matang dari Mohammad Anez.
Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri para pemain Borneo FC. Mereka terus menekan lini pertahanan Persebaya yang terlihat kesulitan mengembangkan permainan hingga babak pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Memasuki babak kedua, tim asuhan Fabio Araujo Lefundes semakin menunjukkan dominasinya.
Pada menit ke-59, Julian Felipe Villa Ruiz kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol keduanya dalam pertandingan ini membuat Borneo FC memperlebar keunggulan menjadi 2-0.
Tiga menit berselang, tepatnya pada menit ke-62, Mariano Ezequiel Peralta Bauer berhasil menambah keunggulan menjadi 3-0 setelah memanfaatkan assist dari Caxambu yang membuka ruang di lini pertahanan Persebaya.
Serangan bertubi-tubi dari tuan rumah kembali berbuah gol pada menit ke-68. Kali ini Kociyo Obieta Adebayo sukses menjebol gawang Persebaya dan membuat skor melebar menjadi 4-0.
Di tengah tekanan yang terus datang, Persebaya akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-73 melalui Leonardo Silva Lelis. Gol tersebut tercipta setelah ia memanfaatkan peluang di depan gawang Borneo FC.
Namun momentum itu tidak bertahan lama. Borneo FC tetap menjaga intensitas serangan hingga akhir pertandingan.
Menjelang laga usai, tuan rumah kembali menambah gol. Pada menit 90+4, Marcos Emanuel Astina mencetak gol kelima Borneo FC setelah menerima umpan dari Mohammad Anez. Gol tersebut memastikan kemenangan telak 5-1 bagi Pesut Etam.
Secara keseluruhan, Borneo FC tampil dominan sepanjang pertandingan. Tuan rumah mencatatkan penguasaan bola sebesar 62 persen serta melepaskan 18 tembakan, sembilan di antaranya tepat sasaran.
Sementara itu, Persebaya hanya mampu menciptakan delapan peluang tembakan dengan tiga yang mengarah ke gawang.
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi tim asuhan Bernardo Tavares. Meski telah menyadari laga tandang ke markas Borneo FC bukan pertandingan mudah, Persebaya tetap gagal menghentikan tren negatif mereka di Samarinda.
Dengan hasil tersebut, rekor tanpa kemenangan Persebaya di kandang Borneo FC kembali bertambah panjang.
Editor: Erwin