Kepada Korankaltim.com Senin (16/2/2026) hari ini, Yunus menyebut dirinya sudah mengirim staf PSSI untuk melihat kesiapan Samarinda dan Balikpapan sebagai host atau tuan rumah untuk ajang besar tersebut yang bakal diikuti 11 negara.
“Saya yang mengusulkan agar Kaltim bisa jadi tuan rumah penyelenggara AFF U-17. Sebagai orang Kaltim tentu saya ingin masyarakat disana bisa menikmati tontonan yang berkualitas tingkat Asia Tenggara. Samarinda dan Balikpapan diproyeksikan jadi tuan rumah, tapi harus memenuhi beberapa persyaratan,” ujar Yunus.
Tim pengecekan dari PSSI sudah mendatangi Stadion Segiri, Stadion Sempaja dan Stadion Utama Kaltim di Palaran juga training ground milik Borneo FC di Samarinda di Sempaja dan Loa Bakung, sementara di Balikpapan Stadion Batakan yang jadi tempat peninjauan.
“Kami sudah koordinasi dengan Wawali dan Kadispora Samarinda, Pak Syaifuddin Zuhri dan Muslimin, menghubungi Kadispora Balikpapan Ibu Ratih Kusuma dan Ketua DPRD Balikpapan Pak Alwi Al Qadri, membahas kesiapan mereka sebagai tuan rumah AFF U-17 ini,” ungkap Yunus lagi.
Secara terbuka Yunus yang juga mantan Ketua Umum Pengprov PSSI Kaltim ini menyebut kalau Sumatera Utara dan Papua sudah mengusulkan diri sebagai host ajang tersebut.
“Tapi sebagai orang Kaltim tentu saya berharap turnamen AFF U-17 itu bisa digelar di provinsi sendiri, masa di daerah lain. Tapi ya itu tadi, harus ada persyaratan yang dipenuhi kalau Kaltim mau jadi tuan rumah,” paparnya.
Persyaratan yang harus dipenuhi tersebut terutama stadion atau lapangan tempat pertandingan dengan rumput yang standar internasional, lapangan untuk latihan, tempat menginap dan fasilitas lainnya karena akan ada 11 tim dari 11 negara yang datang dan dibagi ke dua grup yang dimainkan di dua kota tersebut.
“Yang tidak kalah penting dukungan pemerintah setempat, mulai dari stadion, keamanan, transportasi lokal untuk tim dari 11 negara karena harus ada ada bus untuk masing-masing negara. Kami sudah mendapat laporan kalau Stadion Segiri lampunya tidak memenuhi standar, sementara di Stadion Batakan juga perlu perbaikan. Pastinya itu semua akan kami bicarakan dengan pemerintah setempat termasuk dengan manajemen klub Borneo FC juga Persiba Balikpapan,” ucap Yunus.
Diharapkan Yunus dengan dukungan pemerintah daerah dan stake holder lainnya, Kaltim bisa jadi tuan rumah penyelenggara turnamen AFF U-17. “Saya berharap tidak banyak yang perlu dibenahi agar Kaltim benar-benar siap jadi tuan rumah AFF U-17 mendatang,” tutup Yunus.
Editor: Aspian Nur