Dalam laga pekan ke 18 yang juga menjadi penutup di putaran ke dua Liga 2 Pegadaian Championship tersebut, tim tuan rumah Persiba Balikpapan harus mengakui keunggulan tim tamu Deltras Sidoarjo dengan skor tipi 1-2.
Menjadi tuan rumah, Persiba Balikpapan mencoba tampil dominan sejak awal laga. Hasilnya di menit ke enam Persiba mendapatkan penalti di awal laga setelah Takumu Nishihara dijatuhkan pemain Deltras Sidoarjo. Meski tepat di hadapan wasit, tapi wasit tidak langsung menunjuk titik putih. Permainan sempat berlangsung beberapa menit sebelum para pemain melakukan protes yang berujung peninjauan VAR.
Eksekusi pun dilakukan empat menit kemudian atau tepatnya di menit ke-10. Takumu Nishihara yang beberapa laga puasa gol akhirnya kembali lagi membuka keran golnya meski sepakan penalti Takumu sempat ditepis oleh kiper Deltras Sidoarjo.
Persiba hanya 7 menit berhasil mengguli The Lobster, memasuki menit ke-16 giliran Deltras yang mendapat hadiah penalti setelah Rical Vieri menjatuhkan pemain Deltras. Tanpa ada peninjauan VAR, wasit langsung menunjuk titik putih.
Neville Mbanwei Tengeg gang menjadi eksekutor tanpa kesulitan menceploskan bola ke gawang Persiba Balikpapan yang dijaga oleh Hafidz Fauzan Muzaki. Pasca gol itu kedua tim tampil terbuka, namun ke dua tim memiliki penjaga gawang tangguh. Beberapa penyelamatan krusial dilakukan sehingga skor 1-1 menutup jalannya laga babak pertama.
Memasuki babak ke 2, ke dua tim tidak lagi bermain terbuka, mereka mencoba untuk tampil hati-hati. Namun memasuki menit ke-58 Deltras berhasil mencuri keunggulan melalui Hamzah Titofani Rivaldi yang berhasil memanfaatkan long ball akurat dari Bima Ragil. Sepakan kerasnya itu membentur mistar gawang sebelum bersarang di jala gawang Hafidz dan merubah skor menjadi 1-2 untuk keunggulan tim tamu.
Alih-alih menyamakan kedudukan, nasib apes justru menghampiri skuat Beruang Madu. Pemain yang baru didatangkan di paruh ke dua, Aji Kurniawan diganjar wasit kartu merah menyusul pelanggaran keras ke pemain Deltras Sidoarjo.
Meski bermain dengan 10 pemain, Persiba Balikpapan beberapa kali merepotkan lini pertahanan Deltras Sidoarjo namun hingga peluit panjang dibunyikan skor tidak berubah.
“Alhamdulillah kita dapat poin tiga di Balikpapan ,pertandingan cukup bagus, ketegangan biasa di sepak bola tapi tetap bersahabat. Terima kasih ke pemain yang telah berjuang dari awal sampai akhir, tentunya ini hasil kerja keras, ke depan harus lebih fokus lagi, kira tunggu jadwal, sementara itu pemain kita liburkan,” ujar Pelatih Deltras Sidoarjo Widodo Cahyono Putro seusai laga.
Eks striker timnas itu mengaku kemenangan yang diraih tidaklah mudah, namun berkat kerja keras anak asuhnya maka hasil tiga poin itu berhasil diraih.
“Kita menang tidak mudah, Persiba banyak perubahan di putaran ke dua, tapi berkat kerja keras tim maka kami berhasil meraih 3 poin meski di kandang lawan,” terangnya.
Sementara itu pelatih Persiba Balikpapan, Leonard Tupamahu juga mengaku bersyukur bisa menuntaskan putaran ke dua meskipun timnya belum meriah hasil positif dalam laga tersebut.
“Saya bersyukur pemain bisa fight dengan baik sampe akhir laga walaupun hasil tidak berpihak. Semangat mereka satu hal yang positif, meski 10 orang sampai menit akhir mereka terus berusaha mencari gol,” pungkasnya.
Editor: Erwin