Turnamen ini menjadi ajang mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan sportivitas antaranggota Satpol PP di wilayah Kaltim.
Turnamen diikuti lima tim yakni Satpol PP Pemkot Samarinda, Satpol PP Pemkot Balikpapan, Satpol PP Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Satpol PP Kabupaten Kutai Timur dan Satpol PP Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Satpol PP Kukar tampil impresif dan dari total pertandingan yang dijalani, Satpol PP Kukar mencatatkan tiga kemenangan dan satu hasil imbang tanpa menelan kekalahan.
Selain meraih gelar juara, Satpol PP Kukar juga memborong sejumlah penghargaan individu. Penyerang andalan, Eko Tegoh Santoso, berhasil meraih gelar top skor turnamen. Sementara itu, penghargaan best kiper juga diraih oleh pemain Satpol PP Kukar, menegaskan dominasi tim sepanjang turnamen.
“Alhamdulillah, hasil ini adalah buah dari kekompakan tim dan semangat kebersamaan. Kami bermain bukan hanya untuk menang, tetapi juga untuk menjaga silaturahmi antar-Satpol PP se-Kaltim,” kata Eko Ariel sapaan akrabnya, kepada korankaltim.com, Kamis (29/1/2026).
Turnamen ini menjadi motivasi bagi seluruh pemain untuk terus menjaga kebugaran dan semangat positif, baik di lapangan maupun dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Sementara Kepala Satpol PP Kutai Kartanegara Arfan Boma Pratama memberikan apresiasi tinggi kepada para praja Satpol PP Kukar atas prestasi yang diraih. Ia menilai capaian tersebut mencerminkan disiplin, semangat juang, dan soliditas anggota Satpol PP Kukar.
“Saya sangat mengapresiasi perjuangan seluruh praja Satpol PP Kukar. Prestasi ini membuktikan bahwa dengan disiplin, kerja sama, dan semangat kebersamaan, kita mampu meraih hasil terbaik,” ucap Boma.
Turnamen Grafeo Satpol PP ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana memperkuat silaturahmi dan sinergi antar-Satpol PP kabupaten/kota se-Kalimantan Timur.
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan kebersamaan, baik dalam kegiatan olahraga maupun dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” harap Boma.
Editor: Aspian Nur