Sejak peluit awal dibunyikan, Borneo FC langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan intens membuat Persis Solo lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik.
Meski demikian, tuan rumah tetap berupaya keluar dari tekanan dan sesekali menciptakan peluang.
Peluang awal Persis hadir pada menit kelima melalui Irfan Jauhari. Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan Ardi Idrus sebelum mengancam gawang Nadeo Argawinata.
Empat menit kemudian, Persis sempat bersorak setelah Dusan Mijic menjebol gawang Borneo FC usai menerima umpan tendangan bebas dari Miroslav Maricic.
Sayangnya, gol tersebut dianulir wasit setelah peninjauan VAR, Mijic dinyatakan berada dalam posisi offside.
Borneo FC kemudian merespons dengan meningkatkan tekanan. Pada pertengahan babak pertama, Caxambu mengirim umpan terobosan matang yang berhasil dimanfaatkan Mariano Peralta.
Meski berada dalam sudut sempit, Peralta mampu menuntaskan peluang dengan baik dan membawa Borneo FC unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Persis Solo mencoba menaikkan tempo permainan. Tendangan bebas Maricic pada menit ke-23 nyaris menyamakan kedudukan, namun sepakan Dusan Mijic masih dapat diamankan Nadeo Argawinata.
Hujan deras yang mengguyur Stadion Manahan tidak menurunkan intensitas laga. Kedua tim saling jual beli serangan. Borneo FC beberapa kali mengancam lewat Peralta dan Caxambu, sementara Persis mencoba membalas melalui Irfan Jauhari serta Kodai Tanaka.
Hingga masa tambahan waktu babak pertama, tidak ada gol tambahan tercipta. Skor 1-0 untuk keunggulan Borneo FC bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, permainan tetap berjalan terbuka. Persis Solo dan Borneo FC sama-sama berusaha mencetak gol, namun rapatnya pertahanan kedua tim membuat peluang yang tercipta belum berbuah hasil.
Persis Solo tampil lebih agresif menjelang sepuluh menit terakhir pertandingan.
Peluang emas hadir pada menit ke-83 ketika Eky Taufik melepaskan tembakan dari luar kotak penalti usai memanfaatkan bola muntah hasil sepak pojok. Namun, tendangannya masih melambung di atas mistar gawang.
Hingga peluit akhir dibunyikan, skor tidak berubah. Borneo FC memastikan kemenangan 1-0 atas Persis Solo berkat gol tunggal Mariano Peralta di menit ke-15.
Tambahan tiga poin ini membawa Borneo FC kembali naik ke puncak klasemen sementara Super League 2025–2026 dengan koleksi 40 poin, unggul dua angka dari Persib Bandung.
Sementara itu, kekalahan ini semakin menyulitkan langkah Persis Solo untuk keluar dari zona degradasi. Laskar Sambernyawa masih tertahan di peringkat ke-16 dengan raihan 10 poin.
Editor: Erwin