Dengan sisa kompetisi yang semakin menipis, Persiba tak lagi memiliki ruang untuk kesalahan. Kemenangan di Kudus bukan hanya memutus tren negatif, tetapi juga langkah besar untuk menjauh dari zona degradasi dan mengamankan posisi di Liga 2.
Baik Persiba maupun Persiku Kudus, kini sama-sama mengoleksi 11 poin, namun Persiku berada satu strip di atas Persiba di klasemen sementara. Jumlah poin keduanya hanya terpaut tiga angka dari zona playoff degradasi yang ditempati oleh PSIS Semarang.
Meskipun memiliki margin tiga poin, namun Persiba maupun Persiku memiliki tabungan satu laga yang baru berlaga sore nanti, untuk itu maka laga ini bak menjadi laga hidup mati bagi ke dua tim. Lebih lagi, PSIS Semarang yang menjalani laga lebih dulu mengalami kekalahan saat bersua Deltras Sidoarjo dengan skor 0-3.
Tekanan besar untuk masuk zona aman dari degradasi itu juga diakui pelatih Persiba Yus Arfandy, yang mewakili pelatih anyar Leonard Tupamahu yang menggantikan Muhammad Nasuha, dalam prematch press conference jelang pertandingan di Kudus.
“Posisi dan perolehan poin kami sama dengan Persiku. Situasi ini membuat pertandingan sangat krusial bagi kami,” ujar Yus.
Ia menegaskan, fokus dan disiplin menjadi kunci agar Persiba mampu keluar dari tekanan dan memanfaatkan momentum.
“Kami berharap pemain tampil fokus, disiplin, dan menjalankan rencana permainan dengan baik. Konsistensi sepanjang pertandingan sangat menentukan,” tegasnya.
Persiba datang ke Kudus dengan catatan yang buruk. Beruang Madu tercatat delapan pertandingan tanpa kemenangan, dengan kemenangan terakhir diraih pada putaran pertama saat menaklukkan Persiku Kudus dengan skor 3-0. Sejak itu, Persiba gagal kembali meraih poin penuh.
Pertandingan ini juga menjadi debut Leonard Tupamahu sebagai pelatih Persiba di laga resmi. Sejak mengambil alih tim, Tupamahu langsung menitikberatkan pembenahan organisasi permainan, terutama di lini pertahanan. Bukan tanpa sebab, hingga pekan ke-15, Persiba telah kebobolan 25 gol dan baru mencatat satu clean sheet, menjadikan sektor belakang sebagai titik rawan yang berpotensi menentukan hasil laga.
Sementara itu, perwakilan pemain Persiba Abdul Rachman memastikan kesiapan tim menghadapi duel penentuan tersebut.
“Semua pemain siap. Ini pertandingan penting karena poin kami sama. Kami akan berjuang maksimal untuk mendapatkan hasil terbaik,” ujarnya.
Editor: Erwin