“Saya bisa menerima banyak hal sebagai seorang profesional, tetapi saya ingin dengan hormat meminta kepada orang-orang yang mengirimkan ancaman kematian dan pesan-pesan mengerikan kepada keluarga saya untuk berhenti. Sepak bola seharusnya tidak pernah sampai sejauh itu,” ungkap Thom Haye, dikutip dari Instagram resminya, Senin (12/1/2026).
Thom menekankan perlunya kesadaran kolektif demi kemajuan sepak bola Tanah Air. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga ekosistem sepak bola yang sehat dan berkelanjutan.
“Mari kita bersama-sama membangun lingkungan sepak bola yang lebih baik untuk para pemain, untuk para suporter, dan untuk masa depan sepak bola Indonesia,” akunya.
Gelandang Timnas Indonesia tersebut juga menyampaikan perasaannya seusai laga derby yang sarat emosi. Ia menilai kemenangan timnya patut dibanggakan, sekaligus menyoroti kondisi sepak bola Indonesia yang dinilainya memiliki potensi besar, tetapi masih kerap ternodai oleh perilaku tidak sportif di dalam pertandingan.
“Kami memenangkan laga derby hari ini dan saya bangga dengan tim kami serta Bobotoh. Saya benar-benar percaya sepak bola Indonesia memiliki potensi besar. Semangat dan atmosfernya sangat istimewa,” kata Haye.
“Namun di saat yang sama saya merasa sedih, karena sangat disayangkan terlalu banyak pertandingan yang ternodai oleh perilaku tidak saling menghormati dan pelanggaran yang tidak perlu,” tambahnya.
Ia menegaskan keprihatinannya terhadap perilaku tidak sportif yang masih kerap muncul di lapangan hijau dan dinilai dapat merusak kualitas permainan serta menghambat perkembangan sepak bola nasional.
“Sangat menyedihkan melihat para pemain ikut berkontribusi pada hal ini dan merusak kualitas permainan. Yang lebih parah, ketika kita mencoba berbicara soal ini, justru mereka ingin semakin mencari keributan. Rasa saling menghormati adalah hal yang sangat penting untuk perkembangan sepak bola,” bebernya.
Sementara itu, Persib Bandung memastikan kemenangan tipis atas Persija Jakarta melalui gol cepat yang tercipta pada awal pertandingan. Satu-satunya gol dalam laga tersebut dicetak Beckham Putra saat pertandingan baru berjalan lima menit.
Gol berawal dari kesalahan pemain Persija, Bruno Tubarao, yang gagal mengantisipasi umpan Berguinho. Bola kemudian jatuh ke kaki Beckham yang berdiri bebas di area penalti, sebelum dilepaskan menjadi tembakan yang tak mampu dibendung kiper Persija, Carlos Eduardo.
Tambahan tiga poin tersebut membuat Maung Bandung mengoleksi 38 poin, menyalip Borneo FC di puncak klasemen, sekaligus menahbiskan diri sebagai juara paruh musim. (*)
Editor: Erwin