Kepergiaan Fajar yang juga bek timnas Indonesia U-23 itu diumumkannya secara resmi lewat media sosial Instagram pribadinya Kamis (1/1/2026) hari ini. “Setelah 5 tahun bersama Borneo FC saatnya bagi saya untuk menginformasikan hari ini menjadi hari terakhir saya menjadi bagian dari klub ini,” tulis Fajar.
“Ini merupakan keputusan tersulit yang pernah saya buat dalam karier saya. Klub ini telah menjadi bagian dari seluruh hidup saya selama 5 tahun ini, datang dari anak usia muda yang belum mempunyai semuanya dan sekarang mengakhirinya dengan mental dan karakter yang kuat,” tulisnya lagi.
Dalam unggahannya, Fajar menyebut Keputusan untuk pergi dari Borneo FC karena alasan keluarga. “ Tapi semua keputusan ini adalah tentang keluarga, mengalami tantangan baru, membawa diri keluar dari zona nyaman saya, dan mendorong diri saya untuk lebih baik secara profesional maupun pribadi,” ungkapnya.
“Dari lubuk hati saya paling dalam, saya berterima kasih kepada Presiden Klub Bos Nabil Husein Said Amin, pelatih saya, manajer saya, rekan tim saya, seluruh staf serta pendukung kami yang luar biasa selama 5 tahun terakhir.
Saya merasa sangat diberkati karena telah diberikan kesempatan untuk mewujudkan impian saya disini serta beruntung untuk hidup bersama kalian semua,” paparnya.
Kalimat terakhir yang ditulis Fajar sangat menyentuh hati. “Cinta saya untuk klub ini tidak akan pernah mati,” tegasnya.
Fajar musim ini sudah bermain 13 laga dari 15 pertandingan yang sudah dijalani Borneo FC dengan presentase 93 persen sebagai pemain yang masuk di starting line up dan memiliki menit bermain sekitar 83 persen, memberikan satu assist untuk terciptanya gol tim dari Kota Tepian.
Nilai pasar pemain kelahiran Manokwari itu sebesar Rp6,08 Miliar, menurut Transfermarkt. Selain berposisi sebagai bek kanan, Fajar juga bisa bermain sebagai sayap kanan maupun sayap kiri.
Editor: Aspian Nur