Empat gol tercipta dalam laga yang berkesudahan 1-3 tersebut, tiga diantaranya melalui titik 12 pas atau melalui tendangan penalti, dua penalti untuk tim tamu yang berjuluk Laskar Badai Pantura di penghujung babak pertama, dan satu penalti diterima oleh tuan rumah di awal babak ke dua.
Bermain di kandang sendiri, Persiba sejatinya tampil cukup apik. Memasuki menit ke dua Kodai Nagashima yang berhasil melakukan intersep dari pemain Kendal langsung melakukan sepakan dari luar kotak penalti namun berhasil sepakan masih berhasil ditangkap kiper Kendal Try Goentara.
Kurang dari 15 menit tercatat Try melakukan dua penyelamatan, enam menit setelah peluang Kodai, giliran Takumu Nishihara yang lolos dari pengalaman mencoba mengancam. Namun sepakannya terlalu lemah dan tepat mengarah ke gawang. Begitupun di menit 14 Kodai kembali melakukan sepakan jarak jauh yang juga jauh dari gawang Kendal.
Peluang itu rupanya menjadi penutup bagi Persiba, memasuki menit ke-20, bola banyak dalam penguasaan pemain Kendal Tornado FC.
Kombinasi pemain asing dan lokal Kendal Patrick Cruz serta Kushedya Hari Yudo beberapa kali merepotkan lini belakang Persiba Balikpapan.
Petaka pun datang untuk tim tuan rumah, memasuki menit ke-30 setelah Kushedya dijatuhkan oleh Abdul Rahman. Satu menit berlalu wasit memutuskan untuk melakukan pengecekan Video Asisten Revere (VAR). Lebih dari 10 menit wasit melakukan pengecekan di layar, terdapat dua momen dari kejadian itu, pertama tangan Abdul Rahman menyentuh bola dan yang kedua sapuan Rahman justru menjegal Kushedya yang terlebih dahulu menyentuh bola.
Meski begitu, protes dilancarkan oleh kubu Persiba Balikpapan, sehingga eksekusi penalti baru terlaksana di menit ke-54, hal itu juga membuat tambahan waktu babak pertama cukup panjang yakni 9 menit. Patrick Cruz yang menjadi eksekutor berhasil membuka keunggulan meski sepakannya sempat dibaca oleh Pancar Widiastono.
Tambahan waktu yang cukup panjang itu justru kembali membawa petaka, Kushedya yang berhasil memotong bola dari pemain belakang Persiba, Shokrukbek Kholmatov berhadapan satu lawan satu dengan Pancar. Bola lolos namun tangan dari Pancar justru menangkap kaki dari Kushedya yang membuatnya terjatuh.
Pancar diberikan kartu kuning, wasit kembali menunjuk titik putih untuk Tim tamu. Patrick Cruz yang kembali menjadi eksekutor menendang bola ke titik yang sama, kanan gawang dari Pancar yang melompat ke arah yang berlawanan. Gol ke dua itu sekaligus menutup jalannya laga babak pertama.
Tertinggal dua gol, Persiba mencoba bangkit di babak ke dua. Tim kebanggaan kota minyak itu terus menekan lini pertahanan Kendal Tornado. Dua menit jalannya laga, Takumu Nishihara dijatuhkan oleh pemain belakang Kendal, Agung Prasetya yang berbuah penalti buat tuan rumah.
Takumu yang menjadi eksekutor berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Pasca gol itu Persiba tampil cukup percaya diri. Anak asuh Muhammad Nasuha itu mengurung lini pertahanan Kendal Tornado dan beberapa kali melakukan sepakan spekulasi melalui sepakan jarak jauh. Namun upaya itu masih tidak membuahkan hasil.
Kendal yang mengandalkan serangan balik justru berhasil memperlebar skor di menit ke-81. Lagi-lagi Patrick Cruz yang berhasil membobol gawang Pancar, kali ini bukan melalui titik putih namun melalui sepakan jarak jauh. Gol itu sekaligus menjadi penutup jalannya laga.
Dari hasil ini, maka sudah enam laga Persiba Balikpapan puasa kemenangan, di mana kemenangan terakhir berhasil diraih saat bersua Persiku Kudus di Stadion Batakan 26 Oktober lalu atau pada pekan ke-7 putaran pertama dengan skor 3-0.
Kekalahan ini juga menjadi yang ke tiga sepanjang putaran ke dua, dan itu semua terjadi di kandang sendiri, Stadion Persiba Balikpapan. Dari hasil tersebut, Persiba masih tertahan di peringkat 7 klasemen, hanya terpaut 5 poin dari tim yang berada di zona degradasi.
Editor: Erwin