Ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus menjaga kebugaran para peserta dari kedua tim.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung tampil agresif. Tim Jurnalis yang mengandalkan kecepatan para pemainnya yang tak lagi muda beberapa kali menekan pertahanan Pegadaian. Peluang pertama lahir di menit kelima melalui sepakan terukur Khaidir namun masih mampu ditepis penjaga gawang Pegadaian.
Kebuntuan pecah pada menit ke-12 ketika kerja sama apik antar lini Tim Jurnalis menghasilkan gol pembuka. Memanfaatkan umpan terobosan dari Bambang, Junaidin sukses menyontek bola ke sudut gawang dan mengubah skor menjadi 1–0.
Tertinggal satu gol membuat Tim Pegadaian meningkatkan intensitas serangan. Beberapa peluang tercipta, terutama lewat skema serangan balik cepat. Namun kokohnya lini pertahanan Jurnalis membuat upaya demi upaya berhasil digagalkan.
Memasuki babak kedua, laga semakin cair. Kedua tim melakukan rotasi pemain, memberikan kesempatan bagi seluruh peserta untuk merasakan menit bermain. Suasana lapangan pun semakin hangat dengan canda dan tawa, mencerminkan tujuan utama pertandingan: mempererat hubungan dan membangun kolaborasi.
Menjelang akhir laga, Tim Jurnalis kembali menambah keunggulan menjadi 2–0 lewat eksekusi akurat Bambang Irawan setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang. Namun skor tersebut bisa disamakan oleh Tim Pegadaian dan skor berakhir imbang 2-2.
Meski berlangsung kompetitif, pertandingan tetap dibalut semangat sportivitas tinggi. Usai laga, kedua tim saling berjabat tangan dan foto bersama, menegaskan bahwa hasil akhir bukanlah tujuan utama, melainkan kebersamaan.
Pertandingan persahabatan ini diharapkan menjadi agenda rutin guna mempererat hubungan antara insan pers dan Pegadaian, sekaligus mempromosikan gaya hidup sehat melalui olahraga.
“Terima kasih kawan-kawan dari Pegadaian semoga silaturahmi di lapangan dengan olahraga bersama ini bisa kembali digelar dalam waktu dan kesempatan selanjutnya,” harap Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bambang Irawan.
Editor Aspian Nur