Bermain di Stadion Batakan, Minggu (23/11/2025) yang merupakan markas mereka sendiri, tim yang berjuluk Beruang Madu ini justru takluk 0-1 melalui gol tunggal Doni Holomoan Sormin.
Anak asuh Muhammad Nasuha sebenarnya tampil cukup percaya diri. Sejak menit awal, Persiba langsung mengambil inisiatif serangan. Pada menit ketujuh, Lorensius Amanat Sabda membuka peluang melalui sepakan plesing. Tiga menit berselang, Takumu hampir membawa Persiba unggul setelah memanfaatkan umpan silang Sabda, namun bola meleset tipis dari sisi kanan gawang PSIS.
Menit ke-18, Takumu kembali mengancam melalui sundulan keras, tetapi kiper PSIS Muhammad Rizky Darmawan melakukan penyelamatan gemilang dengan kakinya. Memasuki setengah jam jalannya laga, PSIS mencoba keluar dari tekanan, tetapi Hafizd Muzaki sukses mematahkan serangan tersebut.
Semenit kemudian, Sabda memanfaatkan celah pertahanan PSIS dan melancarkan sepakan plesing, namun bola kembali melebar tipis. Hingga turun minum, skor tetap 0-0.
Di awal babak kedua, Zakaria melepaskan tembakan yang hanya melambung tipis di atas gawang PSIS. Namun tekanan Persiba yang terlalu tinggi justru meninggalkan celah di lini pertahanan. Melalui skema serangan cepat, PSIS memanfaatkan situasi tersebut pada menit ke-68.
Pemain pengganti Doni Holomoan Sormin yang menang duel dengan Al Jufri Daut berhasul melewati kawalan Shokrukbek Kholmatov dan Bintang Arrahim. Doni dengan tenang menuntaskan peluang dan membawa tim tamu unggul 0-1.
Usai kebobolan, Persiba tampil menekan total, sedangkan PSIS memilih bertahan rapat. Beberapa peluang tercipta, tetapi penyelesaian akhir menjadi masalah utama tuan rumah.
Pada masa injury time, Rishadi Fauzi memiliki peluang terbaik melalui tandukan jarak dekat. Namun kiper PSIS kembali tampil sebagai pahlawan dengan menepis bola yang bahkan sempat membentur mistar gawang. Sesaat kemudian, ia juga menggagalkan sepakan keras Wahyu Aman Poru dari luar kotak penalti.
Rishadi kembali mendapat peluang lewat sundulan di detik akhir, tetapi upaya itu lagi-lagi digagalkan. Tak lama kemudian, wasit meniup peluit panjang.
Pertahanan kokoh PSIS yang dikawal Ahmad Syiha Buddin dan Marko Ivanovic menjadi kunci, selain performa impresif Muhammad Rizky Darmawan di bawah mistar.
Kemenangan ini menjadi catatan manis PSIS di bawah pelatih baru, Jafri Sastra, sekaligus menghidupkan kembali asa mereka keluar dari dasar klasemen.
Bagi Persiba, hasil ini membuat mereka gagal mengulang kesuksesan di pertemuan putaran pertama serta kehilangan kesempatan mengangkat posisi di klasemen.
Dari hasil itu, Persiba masih tertahan di peringkat ke 7 dengan capaian 11 poin, begitu pun dengan PSIS Semarang yang masih berada di juru kunci dengan raihan 5 poin.
Editor: Erwin