Sebaliknya, Heidenheim masih belum mampu keluar dari tekanan dan tertahan di posisi juru kunci dengan lima poin.
Sejak peluit awal dibunyikan, Gladbach langsung mengambil inisiatif permainan dan berupaya menembus pertahanan tuan rumah yang tampil disiplin. Pada menit ke-18, Haris Tabakovic nyaris membuka keunggulan melalui sundulan kerasnya, tetapi upaya tersebut masih dapat digagalkan kiper Heidenheim.
Menjelang akhir babak pertama, tepatnya menit ke-42, Gladbach mendapatkan hadiah penalti setelah Omar Haktab Traore melakukan pelanggaran keras di area terlarang.
Kevin Diks, yang dipercaya sebagai eksekutor, sukses menuntaskan tugasnya. Bola yang diarahkan ke sisi kiri gawang tak mampu dijangkau Diant Ramaj, membuat Gladbach menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Memasuki paruh kedua, Die Fohlen tetap mempertahankan tekanan dan tak menurunkan tempo serangan. Upaya Tabakovic akhirnya berbuah gol di menit ke-55.
Menerima bola di dalam kotak penalti tanpa kawalan berarti, ia dengan tenang mengarahkan tembakannya ke sudut kanan gawang Ramaj sehingga skor berubah menjadi 2-0.
Gladbach semakin menjauh pada menit ke-76. Kombinasi permainan yang dibangun Franck Honorat berhasil dituntaskan Shuto Machino yang melepaskan sepakan keras tanpa mampu dibendung Ramaj. Skor pun melebar menjadi 3-0.
Heidenheim mencoba membalas di sisa waktu pertandingan, namun pertahanan Gladbach tampil solid dan berhasil meredam setiap ancaman. Hingga laga berakhir, skor 3-0 untuk tim tamu tidak berubah, memastikan Gladbach pulang dengan tiga poin penuh dari kandang Heidenheim. (*)
Editor: Erwin