Namun meski peringkat terpisah cukup jauh, pelatih Borneo FC Fabio Lefundes memilih menjaga kerendahan hati dan menegaskan tantangan terbesar bukan hanya mempertahankan posisi teratas, melainkan menjaga ritme permainan sepanjang musim.
“Kami masih menganalisis Madura dan pendekatan pelatih barunya. Perubahan bisa membuat mereka sulit diprediksi. Karena itu kami menyiapkan beberapa skenario berbeda,” ujar Lefundes melansir dari laman resmi klub Jumat (21/11/2025) hari ini.
Jeda kompetisi saat bergulirnya kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan masa istirahat empat hari untuk kemudian berlatih lagi digunakan pemain untuk memulihkan kondisi fisik sebelum masuk ke fase latihan taktik.
Transisi jeda menuju intensitas latihan penuh menjadi tantangan, namun Lefundes memastikan fokus tim sudah kembali pada strategi menghadapi Madura United. “Sekarang focus kami sepenuhnya menghadapi Madura United dan kami berharap dukungan penuh penonton agar bisa meraih hasil maksimal,” tegasnya.
Sementara Laskar Sapeh Kerab datang dengan wajah baru di kursi pelatih. Carlos Parreira, pelatih berusia 44 tahun akan menjalani debut di kompetisi Tanah Air di Samarinda dan sejak tiba langsung menggeber sejumlah program latihan untuk mempercepat adaptasi taktik
Kemenangan Madura United atas Persijap Jepara pada pekan sebelumnya menjadi suntikan moral bagi Luis Marselo Morais dos Reis alias Lulinha jelang lawatan ke Kota Tepian. Parreira pun tak segan menyatakan ambisinya untuk mencuri poin di markas pemuncak klasemen. “Fokus kami adalah meraih hasil terbaik. Kami punya pemain-pemain berkualitas dan harus pergi ke pertandingan dengan mentalitas pemenang,” tegas Parreira.
Editor: Aspian Nur