Persiba tampil agresif sejak awal laga. Tim tamu unggul cepat di menit ke-3 melalui gol Takumu Nishihara lewat titik putih, setelah Anggi Prasetyo dijatuhkan di area penalti. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan hingga menit ke-24. Deltras mampu menyamakan kedudukan melalui tendangan chip Hamzah Tito hasil skema bola mati.
Hujan deras yang mengguyur stadion membuat babak kedua berjalan alot. Kedua tim sama-sama kesulitan mengembangkan permainan, hingga peluit panjang dibunyikan skor tetap bertahan 1-1.
Pelatih Persiba Balikpapan, Muhammad Nasuha, mengapresiasi kerja keras seluruh pemain yang mampu menahan imbang tuan rumah dalam kondisi sulit.
“Hari ini kami bisa mempertahankan poin imbang. Ini tidak lepas dari kerja keras semua pemain. Mudah-mudahan hasil ini bisa jadi modal bagus untuk pertandingan berikutnya,” ujarnya usai laga.
Nasuha juga menyoroti jalannya pertandingan yang berlangsung keras. Ia menilai para pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik, baik saat bertahan maupun membangun serangan.
“Pertandingan sangat keras, tapi pemain bisa disiplin menjalankan strategi. Penalti tadi hasil dari kerja kolektif seluruh tim,” ucapnya.
Terkait sempat adanya protes keras dari ofisial di pinggir lapangan, Masuha menjelaskan hal itu dipicu keputusan wasit yang kemudian dikonfirmasi lewat VAR.
“Ada beberapa keputusan yang perlu dicek VAR, terutama soal gol yang dianulir. Setelah dicek, hasilnya memang offside, jadi keputusannya sudah tepat,” tegasnya.
Mantan pemain Timnas Indonesia itu menambahkan, perjalanan kompetisi di Grup Timur Liga 2 masih panjang. Ia berharap timnya bisa menjaga konsistensi performa di putaran kedua.
“Masih banyak laga tersisa. Kami akan terus berbenah agar bisa konsisten dan memperbaiki posisi di klasemen,” pungkasnya.
Editor: Erwin