“Awalnya saya pikir kami akan bermain di stadion seperti tim U-23 atau senior saat tampil di Qatar,” kata Nova dalam konferensi pers daring melansir dari laman PSSI Senin (3/10/2025) hari ini.
“Tapi setelah mengikuti workshop, dijelaskan konsep turnamen ini seperti festival, jadi semua laga dimainkan di Aspire Academy. Kualitas lapangan pasti bagus, tetapi atmosfernya tentu berbeda karena ini bukan stadion utama,” lanjutnya.
Ditegaskan Nova, kondisi tersebut tidak menjadi kendala bagi timnya apalagi pemain sudah terbiasa berlatih di fasilitas serupa, seperti di Bali United Training Centre, yang memiliki kualitas lapangan mendekati Aspire Academy.
Pengalaman tampil di Qatar bukan hal baru bagi Nova. Sebelumnya, ia turut berperan dalam kesuksesan timnas senior menembus 16 besar Piala Asia 2023 serta membantu Indonesia U-23 finish di peringkat keempat Piala Asia U-23 2024 bersama pelatih Shin Tae-yong.
“Saya berharap Qatar kembali bersahabat dengan timnas Indonesia. Tim senior dan U-23 sukses di sini, jadi mudah-mudahan U-17 juga bisa melaju ke babak berikutnya,” kata eks pemain Persib Bandung itu.
Setelah menghadapi Zambia, selanjutnya skuat Merah Putih yang berada di Grup H akan menghadapi Brasil 7 November hari Jumat dan menutup fase grup kontra Honduras tanggal 10 November hari Senin pekan depan.
Sebelumnya tampil di ajang ini, Evandra Florasta dkk menjalani tiga kali uji coba, dikalahkan Paraguay 1-2 menahan imbang Pantai Gading tanpa gol 0-0 dan kembali bermain imbang menghadapi Panama 1-1.
Nova Arianto memastikan seluruh pemain Garuda Muda berada dalam kondisi terbaik saat ini. “Fokus kami sepenuhnya tertuju pada pertandingan pertama melawan Zambia,” tegas.
“Sejak awal, kami membangun tim ini untuk bisa tampil di Piala Dunia. Dari AFF sampai Piala Asia, para pemain menunjukkan perkembangan luar biasa. Ini adalah pencapaian penting sebelum mereka naik ke level U-20 atau U-23,” papar Nova lagi.
Editor: Aspian Nur