Sejak awal pertandingan, Barito tampil agresif. Rizky Pora dan Alexandro Dos Santos beberapa kali mengancam gawang Persiba yang dikawal Pancar Nur Wisdiantono.
Persiba sempat mendapat peluang emas di menit ke-15 lewat Takumu Nishihara. Menerima umpan tarik dari Sabda di sisi kanan, skema serupa saat menghadapi Persiku Kudus itu nyaris berbuah gol, namun bola masih melebar tipis dari gawang Muhammad Ridho.
Barito membalas di menit ke-30 melalui peluang matang Alexandro yang sudah berhadapan satu lawan satu dengan Pancar, namun sepakannya masih melebar di sisi kanan setelah bola ditepis oleh Pancar dan berbuah sepak pojok.
Dari sepak pojok, tepat di menit ke-31, Renan Alves memecah kebuntuan lewat tandukan keras memanfaatkan umpan Rizky Pora. Bola sempat ditepis Pancar, tapi licinnya bola akibat hujan membuat bola tetap meluncur ke gawang. Barito unggul 1-0.
Menjelang turun minum, Fabiano Beltrame sempat menggandakan keunggulan, namun gol dari eks kapten Persela Lamongan itu dianulir karena offside. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Barito langsung menambah keunggulan di menit ke-49 lewat Ferdiyansyah. Umpan matang Aimar Iskandar yang lolos dari jebakan offside diselesaikannya dengan tenang olehnya.
Tiga menit berselang, Ferdiansyah mencetak brace melalui sundulan keras memanfaatkan umpan Bayu Pradana. Barito unggul 3-0.
Setelah unggul tiga gol, tempo permainan Barito mulai menurun. Meski demikian, Pancar masih harus melakukan sejumlah penyelamatan krusial.
Hingga peluit panjang dibunyikan, sekor yang lagi identik dengan Persiba Balikpapan yakni 3-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Dari laga itu, perbesaan tidak hanya terlihat dari hasil akhir, tapi juga dari pengalaman materi pemain. Di bawah mistar mereka punya Muhammad Ridho dan Satria Tama. Lini belakang diperkuat Fabiano Beltrame dan Renan Alves, di tengah ada M. Hargianto serta Bayu Pradana, dan dari sisi sayap ada Rizky Pora.
Di bangku cadangan, Barito juga masih memiliki Bagus Kahfi, serta satu pemain asing Doucoure Lassanna. Hal itu makin mantap dengan tangan dingin Pelatih Stefano Cugurra juru taktik yang sebelumnya pernah membawa Persija Jakarta menjuarai Liga 1.
Di sisi lain, Persiba Balikpapan dilatih oleh eks bintang Timnas Indonesia, Muhammad Nasuha. Sedangkan dari sisi line up, Persiba sejatinya memiliki Takumu Nishihara, top skor sementara untuk Tim beruang madu dan eks top skor salah satu tim liga utama di Asean.
Kendati demikian, Takumu Nishihara kesulitan lepas dari pengawalan ketat duet bek senior Renan Alves dan Fabiano Beltrame, dan hanya sekali mencatat ancaman berbahaya.
Editor: Erwin