Di Stadion Demang Lehman Martapura, Kalimantan Selatan Minggu (2/10/2025) malam besok tersaji duel dua saudara yang biasa disebut Derbi Papadaan.
Derbi dua saudara ini sebelumnya tersaji di Liga 1 yang musim ini berganti nama jadi Super League kala Barito Putera menghadapi Borneo FC, namun kini beralih ke Championship setelah Laskar Antasari turun kasta dan Beruang Madu naik dari Liga 3 musim 2025/2026.
Pelatih Persiba Balikpapan Muhammad Masuha memastikan timnya datang dengan kondisi terbaik. Seluruh pemain dalam keadaan siap tempur dan bertekad mencuri poin di kandang lawan.
“Kami sudah mempersiapkan tim dengan baik sebelum keberangkatan ke sini. Kondisi pemain semuanya baik, mudah-mudahan pertandingan besok dimudahkan dan dilancarkan,” ujar Masuha dalam sesi konferensi pers, Sabtu (1/11/2025).
Meski Barito Putera memiliki kualitas tim yang mumpuni dan akan tampil di depan pendukungnya sendiri, hal itu tidak menjadi alasan bagi Persiba untuk mengendurkan semangat untuk mencuri poin di kandang lawan.
“Pastinya kami tetap menargetkan poin di sini. Itu tujuan kami datang ke Banjarbaru. Mudah-mudahan diberi kemudahan untuk mendapatkannya,” tegasnya.
Tidak ada pemain yang mengalami cedera ataupun terkena akumulasi kartu. Seluruh skuad yang dibawa berada dalam kondisi fit dan siap dimainkan.
Terkait posisi Persiba di klasemen yang masih berada di papan tengah, Nasuha menyebut timnya tetap fokus memperbaiki peringkat secara bertahap. Untuk itu ia mengincar poin di sisa 2 laga tandang terakhir di putaran pertama Championship.
“Yang penting bagaimana kami bisa menjaga organisasi tim agar tetap solid dan kompak,” kata mantan pemain timnas Indonesia dan legenda Persib Bandung ini.
Senada dengan Nasuha, pemain Persiba Balikpapan Lorensius Amanat Sabda juga mengungkapkan kesiapan tim dari sisi mental dan motivasi.
“Kami sudah mempersiapkan diri dengan baik, terutama dari segi mental dan semangat juang. Barito tim yang bagus, tapi kami akan berusaha memaksimalkan setiap kesempatan yang ada,” kata Sabda.
Editor Aspian Nur