“Ya, memang sulit (setelah kekalahan itu), tapi kami profesional,” ujar Kluivert dalam konferensi persnya dikutip dari Antaranews, Sabtu (11/10/2025).
Pelatih asal Belanda itu menekankan timnya perlu segera beranjak dari hasil sebelumnya dan mengalihkan fokus penuh ke pertandingan berikutnya.
“Kami harus melihat apa yang salah, tapi kami juga harus membahasnya dan membiarkannya apa adanya, karena Irak sudah di depan mata,” katanya.
Kekalahan dari Arab Saudi memang membuat langkah Indonesia menuju Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko menjadi lebih berat.
Meski demikian, peluang masih terbuka dengan syarat Indonesia harus menang atas Irak dan berharap hasil laga lain antara Arab Saudi dan Irak, Rabu (15/10/2025), berakhir menguntungkan.
“Kita membicarakan, menganalisis, dan melupakan (kekalahan lawan Saudi) karena sekarang kami perlu bersiap menghadapi Irak. Tapi itu hal terpenting saat ini bagi semua orang dan kami akan melanjutkannya,” tegas Kluivert.
Sementara itu, bek Timnas Indonesia, Kevin Diks yang turut hadir dalam sesi jumpa pers, mengakui kekalahan dari The Green Falcons cukup mengecewakan. Namun, ia menilai tim harus tetap bersikap profesional.
“Anda harus fokus pada apa yang bisa Anda ubah, bukan apa yang bisa Anda ubah di masa lalu. Anda tidak bisa melakukan itu. Jadi, Anda harus fokus pada pertandingan berikutnya dan tantangan berikutnya,” tutupnya. (*)
Editor: Erwin