“Kami harus mengeksekusinya dengan baik,” kata Kluivert pada jumpa pers pra-pertandingan di Stadion King Abdullah Sport City, dikutip dari Antaranews, Rabu (8/10/2025).
Dalam laga ini, mantan striker Timnas Belanda itu menegaskan bola mati bisa menjadi senjata mematikan, seperti yang terjadi saat Indonesia menang telak 6-0 atas Taiwan di FIFA Match Day bulan lalu. Kala itu, setengah dari gol skuat Garuda tercipta dari situasi bola mati.
“Pertandingan terakhir kami mencetak dua atau tiga gol melalui bola mati,” ujarnya.
Meski demikian, Kluivert menekankan ketajaman tim harus konsisten selama pertandingan berlangsung. Ia sadar Arab Saudi bukan lawan sembarangan, sehingga taktik bola mati saja tak cukup untuk memastikan kemenangan.
“Besok kami harus tajam. Kami harus setajam pisau, tidak hanya dalam bola mati. Sepanjang pertandingan, 100 menit, harus tajam,” pungkasnya. (*)
Editor: Erwin