Tampil percaya diri setelah meraih enam poin dari dua laga terakhir, Persiba justru mendapat tekanan sejak awal pertandingan.
Baru berjalan satu menit, Tornado langsung memperoleh peluang lewat tendangan bebas Ilham setelah Rical Vieri melakukan pelanggaran dan diganjar kartu kuning. Namun bola hasil eksekusinya masih melambung di atas gawang Hafidz Fauzan Muzaki.
Tornado tampil menekan dengan presing tinggi. Kushedya Yudo dua kali mengancam gawang Persiba akibat kesalahan lini belakang, tapi Rical masih mampu memblok bola.
Pada menit keempat, eks punggawa Arema itu kembali mencoba peruntungan, namun tendangannya masih ditepis Hafidz yang tampil gemilang di bawah mistar. Sepuluh menit pertama menjadi periode tersulit bagi Persiba. Hafidz kembali melakukan penyelamatan penting saat menepis tendangan bebas Ibnu Hajar.
Memasuki menit ke-22, Tornado sempat mencetak gol lewat sontekan Gufron yang memanfaatkan umpan silang Yudo, tapi wasit menganulirnya lantaran Yudo lebih dulu terperangkap offside.
Persiba mulai berani keluar menekan lewat penguasaan bola dan serangan cepat, namun kesulitan menembus pertahanan rapat Tornado.
Justru pada menit ke-38, Tornado kembali menekan, sepakan jarak jauh Taufik kembali menguji Hafidz, dan kemelut yang terjadi di depan gawang juga berhasil diamankan sang kiper muda.
Menjelang turun minum, Akbar Firmansyah mencoba melepaskan tembakan jarak jauh yang melambung, disusul peluang Yudo yang melebar tipis di sisi kanan gawang. Skor 0-0 bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Persiba mencoba mengambil inisiatif serangan lewat bola mati Abdulrahman yang diarahkan ke Takumu, namun peluang itu digagalkan kiper Tornado. Petaka datang di menit ke-49 saat Kushedya Yudo memanfaatkan kelengahan lini belakang Persiba untuk membawa Tornado unggul 1-0.
Tertinggal 1-0, Persiba mencoba inisiatif menekan bahkan nyaris menyamakan skor melalui Beni Okto, tetapi wasit menganulir gol tersebut karena posisi offside.
Pelatih Muhammad Nasuha lalu melakukan rotasi dengan memasukkan Wahyu Aman Poru dan Rahmad Zakaria untuk menambah daya dobrak.
Menit ke-74, Tornado mendapat peluang emas dari titik putih usai Wahyu Aman Poru menarik baki Alfath Diaz di kotak penalti. Ragil yang maju sebagai eksekutor gagal menggandakan keunggulan setelah tendangannya ditepis Hafidz, bahkan bola rebound juga berhasil diamankan.
Namun, upaya Hafidz menjaga gawangnya akhirnya jebol di menit ke-83. Dari situasi sepak pojok, bola liar berhasil disambar Alfath Diaz dan mengubah skor menjadi 2-0 untuk Tornado. Hingga peluit panjang dibunyikan, Persiba gagal mencetak gol balasan.
Hasil ini membuat Kendal Tornado FC naik ke papan atas klasemen sementara dengan tujuh poin. Sementara Persiba Balikpapan harus puas tertahan di enam poin dan turun satu peringkat setelah gagal melanjutkan tren positif mereka.
Editor: Erwin