Melansir dari laman PSSI, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji mengonfirmasi kiper utama Borneo FC itu resmi masuk dalam daftar skuat Merah Putih untuk terbang ke Arab Saudi.
"Nadeo tidak berangkat bersama-sama dikarenakan semalam baru saya beritahu kalau Nadeo dipanggil," ujar Sumardji Kamis (2/10/2025) hari ini.
Seperti diketahui, Indonesia terancam krisis kiper jelang dua laga penting penentu kelolosan ke Piala dunia 2026 mengingat Maarten Paes dan Emil Audero kondisinya masih diragukan.
Emil sendiri mengalami cedera tersebut saat melakukan pemanasan menjelang pertandingan klubnya Cremonese, melawan Como di Liga Italia pekan lalu.
“Sampai saat ini Emil masih dipantau dari tim kami dengan bicara antarfisioterapi, masih proses penyembuhan. Kemarin ada cedera ringan dan sekarang ini masih terus dilakukan upaya-upaya penyembuhan dari klub, tetapi komunikasi terus dengan kami,” jelas Sumardji.
Masuknya Nadeo bukan untuk menggantikan kiper yang ada. Mantan kiper Bali United itu justru menjadi pemain tambahan, sebagai bentuk antisipasi menyusul belum 100 persennya kondisi Emil Audero yang mengalami cedera otot jelang laga Udinese vs Cremonese akhir pekan lalu.
Sejatinya pemanggilan ke timnas bukan hal baru bagi Nadeo. Hanya jelang dua laga krusial ini namanya tidak masuk namun akhirnya kembali dipanggil. Performa Nadeo sendiri sangat luar biasa pada enam laga bersama Borneo FC di Super Liga musim 2025/2026. Penampilan impresif kiper berusia 28 tahun itu membuat Pesut Etam saat ini bertengger diposisi teratas klasemen dengan hanya kemasukan tiga kali berkat ketangguhan Nadeo dibawah mistar gawang.
Indonesia akan melakoni dua pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup B di Arab Saudi. Kamis (9/10/2025) menghadapi Arab Saudi dan Minggu (12/10/2025) menghadapi Irak pada pertandingan kedua.
Hanya juara grup yang berhak melaju ke putaran final Piala Dunia 2026. Tim penghuni peringkat kedua akan lolos ke playoff antarbenua, sedangkan tim peringkat ketiga dipastikan gugur.
Editor: Aspian Nur