Dua gol tim tamu dicetak lebih dulu injury time babak pertama menit 47 dari sepakan keras Rizki Putra Utomo, digandakan via penalty legion asing dari Ghana, Daniel Adade menit 53.
Namun tuan rumah tak panik. Dominasi permainan yang mereka tunjukkan sejak menit awal berakhis manis setelah pemain asal Jepang Takumu Nishihara memperkecil ketertinggalan 1-2 menit 56 sampai akhirnya Kodai Nagashima menyamakan skor 2-2 lewat sepakan lob indah pada menit ke-74.
The Hammers, julukan Persipal, kian tertekan setelah bek mereka Takwir Rahman mendapat kartu merah menit ke-81 yang langsung dimanfaatkan Persiba untuk mencari celah mencetak gol penentu dan akhirnya datang hanya semenit jelang waktu normal berakhir. Pemain berusia 25 tahun Lorensius Amanat Sabda muncul sebagai pahlawan pada menit ke-89 setelah mencetak gol memanfaatkan bola rebound untuk membawa Persiba menang 3-2.
Kemenangan ini membuat anak-anak dari Kota Beriman menempati posisi 5 klasemen sementara Grup Timur dengan tiga angka setelah pada laga perdana dikalahkan PSS Sleman 2-1 di Yogjakarta pekan lalu. PSS Sleman sendiri berada diposisi teratas dengan 6 poin hasil dari dua kemenangan.
Pelatih Persiba Balikpapan M Nasuha menyebut ketenangan pemain jadi kunci keberhasilan meraih tiga poin dari Persipal Palu dan memuji mental anak asuhnya.
“Kami sangat bersyukur atas kemenangan ini. Pemain tetap tenang meski ketinggalan dua gol dan bermain sesuai dengan arahan yang saya berikan sehingga mampu membalikkan keadaan. Semangat juang anak-anak sangat luar biasa,” ucap Nasuha usai laga.
Mantan pemain timnas Indonesia dan Persib Bandung ini juga melihat chemistry pemain local dan asing sudah menyatu. “Pemain asing kami mulai menemukan pola permainan yang konsisten,” kata Nasuha lagi.
Sementara Lorensius Amanat Sabda tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. “Ini tiga poin pertama kami dan didapatkan di kandang, tentu sangat berharga setelah sebelumnya gagal meraih poin saat laga tandang,” ucap Sabda.
Laga ketiga Persiba Balikpapan akan dilakoni dengan away ke Stadion Jatidiri menghadapi tuan rumah PSIS Semarang 27 September hari Sabtu nanti. Meski Laskar Mahesa Jenar berada diposisi terbawah klasemen dengan dua kekalahan, Persiba wajib waspada mengingat PSIS Semarang dipastikan mengincar kemenangan perdana mereka pada kompetisi musim 2025/2026 ini.
Terpisah, pelatih Persipal Palu Delfi Adri, mengakui kekalahan timnya karena kesalahan sendiri. “Kami ucapkan selamat untuk Persiba. Mereka punya semangat juang tinggi meski tertinggal dua gol dari kami. Kartu merah bek kami membuat tim kehilangan keseimbangan. Itu sangat berpengaruh dan menjadi titik balik pertandingan ini,” kata Delfi yang juga mantan pemain timnas serta Semen Padang ini.
Laga ketiga Persipal Palu masih akan dijalani dengan away ke markas Barito Putera Banjarmasin hari Sabtu akhir pekan nanti dimana tuan rumah ingin melanjutkan tren positif tak terkalahkan dalam dua pertandingan dengan hanya kalah produktivitas gol dari PSS Sleman, berada diurutan kedua klasemen sementara.
Editor: Aspian Nur