Tim asuhan Fabio Lefundes mulai menjalani sesi latihan resmi pada Rabu (27/8/2025) kemarin, dengan fokus pada pengembangan pola permainan.
Sang pelatih menekankan pentingnya keseimbangan antara lini serang dan pertahanan sebagai kunci untuk menghadapi tekanan tim tuan rumah di Bandung.
“Kami sudah mulai mengembangkan ide, baik konsep ofensif maupun defensif, sesuai dengan situasi yang mungkin akan terjadi di sana,” ujar Lefundes saat ditemui, Kamis (28/8/2025).
Pelatih asal Brasil yang baru merayakan ulang tahunnya yang ke-53 pada 25 Agustus lalu itu menyadari bahwa kondisi Persib Bandung, selaku juara bertahan masih belum sepenuhnya stabil.
Namun, ia menilai situasi tersebut justru bisa menjadi motivasi tambahan bagi Maung Bandung untuk bangkit di hadapan puluhan ribu pendukung fanatiknya.
“Kami tahu pertandingan ini akan sangat sulit. Persib selalu berbahaya, apalagi di kandang sendiri. Tapi kami juga percaya diri dengan proses yang sudah kami lalui sejauh ini,” tegasnya.
Dalam tiga pertandingan awal, Borneo FC menunjukkan tren positif. Konsistensi permainan serta kemenangan terakhir menjadi bahan evaluasi sekaligus dorongan moral bagi tim.
Lefundes menilai para pemain sudah memahami strategi yang dirancang, termasuk bagaimana menghadapi tekanan besar saat bermain di luar kandang.
“Evaluasi sejauh ini cukup baik. Para pemain paham bagaimana menerapkan strategi yang sudah disiapkan. Yang paling penting, kepercayaan diri dari hasil sebelumnya harus kami bawa ke lapangan pada laga melawan Persib,” terangnya.
Pertemuan melawan Persib Bandung bukan hanya soal teknis permainan, tetapi juga ujian mental bagi skuat Pesut Etam.
Bermain di GBLA dengan dukungan penuh bobotoh diprediksi akan menguji ketenangan para pemain Borneo. Meski demikian, Lefundes optimistis timnya bisa mengimbangi tekanan tersebut.
Dengan persiapan matang yang tengah dijalankan, Borneo FC berharap mampu mencuri poin penting dari kandang juara bertahan sekaligus menjaga momentum positif di awal musim kompetisi.
Editor: Erwin