Hal itu disampaikan Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, usai pertemuan dengan Wali Kota Samarinda, Andi Harun, di Balai Kota Rabu (27/8/2025).
Dandri menegaskan pembenahan stadion tidak bisa ditunda lagi menyusul teguran yang dilayangkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait kondisi Stadion Segiri yang berada di Jalan Kusuma Bangsa itu.
Stadion kebanggaan masyarakat Samarinda itu harus segera dibenahi agar bisa kembali layak digunakan untuk pertandingan resmi. “Yang jelas kami sudah bertemu dengan wali kota, Kepala Disporapar (Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata) Pak Muslimin ditemani beberapa asisten,” kata Dandri.
“Apa yang menjadi kegelisahan, kegundahan, sekaligus teguran keras dari PT Liga memang tidak bisa kami tunda. Semua pihak menginginkan Stadion Segiri bisa baik kembali,” papar Dandri.
Dalam pertemuan tersebut, ada beberapa poin penting yang dibahas. Pertama, kondisi lapangan yang harus kembali hijau dalam waktu dua pekan ke depan.
Dandri menilai estimasi tersebut realistis karena dalam periode tersebut Borneo FC juga memiliki jadwal laga tandang. “Kami berharap dalam dua pekan lapangan sudah kembali hijau, karena kami juga ada pertandingan away Jadi waktunya bisa dimaksimalkan,” ucapnya.
Kedua soal penerangan stadion yang mana perbaikan lampu sangat penting dilakukan agar Borneo FC bisa kembali menggelar pertandingan pada malam hari.
Respons Pemkot Samarinda cukup baik, hanya tinggal menunggu realisasi cepat di lapangan. “Harapan kami bisa segera terwujud, Pak Wali juga menjanjikan hari Jumat (29/8/2025) lusa sudah ada jawaban konkret,” tegasnya.
Selain itu, manajemen juga menyoroti fasilitas pendukung lain seperti scoring board (papan skor elektronik) dan ketersediaan air bersih. Dandri turut menyampaikan usulan agar pengelolaan Stadion Segiri bisa diserahkan langsung kepada Borneo FC.
“Kami sampaikan juga bagaimana jika pengelolaan Stadion Segiri diserahkan kepada klub nanti klub akan mengatur sistemnya seperti apa. Tapi tentu tetap dalam payung hukum yang jelas agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” papar Dandri.
Dandri berharap perbaikan ini menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah dan klub, tetapi juga masyarakat serta suporter. “Saya berharap kepada seluruh masyarakat Samarinda, juga suporter yang hadir tadi, ini merupakan kekuatan bersama,” pungkasnya.
Editor: Aspian Nur