Manajer tim Borneo FC Dandri Dauri menegaskan, partai kandang tidak boleh dilewati tanpa raihan poin penuh. Komitmen itu sudah menjadi kesepakatan seluruh pemain dan staf pelatih sejak awal musim.
“Sejak awal saya sudah sampaikan, 17 pertandingan kandang adalah modal utama kami. Tidak ada pilihan selain menang di setiap laga home, karena disitulah peluang untk bersaing di papan atas,” kata Dandri kepada Korankaltim.com Jumat (22/8/2025).
Meski lawan yang dihadapi bukan tim sembarangan, Persijap datang dengan status belum terkalahkan serta baru saja menumbangkan juara bertahan Persib Bandung, Dandri memilih tidak terpengaruh.
Fokus utama tetap pada kesiapan mereka sendiri. “Siapapun lawannya, yang penting bagaimana kami bermain. Saya percaya selama ada semangat dan kekompakan, Borneo bisa mengatasi tim manapun yang datang ke Segiri,” ujar Dandri lagi.
Target Borneo FC musim ini tidak berhenti hanya pada zona aman klasemen dan menolak anggapan tim dari Kota Tepian hanya puas berada di peringkat menengah.
“Berkompetisi itu harus dengan ambisi. Kalau hanya untuk bertahan di 10 besar, saya tidak pernah siap. Bagi kami, setiap musim dan setiap pertandingan harus dianggap sebagai final,” ucap Dandri.
Kemenangan atas Laskar Kalinyamat bukan hanya sekadar tambahan tiga poin, melainkan langkah penting bagi Pesut Etam untuk terus menjaga posisi di jalur persaingan juara Super League 2025.
Editor: Aspian Nur