Satu-satunya gol kemenangan Pesut Etam kembali dicetak pemain yang sama seperti pekan lalu, Mariano Peralta, lewat eksekusi penalty menit 29.
Kemenangan yang membuat anak-anak dari Kota Tepian kini menempel Persija Jakarta di puncak klasemen dengan poin sama 6, hanya kalah dalam urusan mencetak gol karena Macan Kemayoran sudah menorehkan 7 gol tanpa kemasukan sementara Borneo FC mencetak dua gol.
Pada pertandingan sore kemarin seharusnya Borneo FC bisa mencetak lebih dari satu gol, namun banyaknya peluang di depan gawang lawan tak mampu dimaksimalkan lini depan yang diisi Douglas Coutinho, Juan Villa, Maicon de Souza da Silva juga dua pemain pengganti, Joel Vinicius dan Sihran Amarullah.
Meski begitu, pelatih Borneo FC Fabio Lefundes mengaku senang dengan tiga angka yang mereka dapatkan dan berharap anak asuhnya bisa mempertahankan performa karena perjalanan di Super League masih panjang.
"Kami bermain bagus, pemain layak mendapatkan kemenangan ini. Kami membuat banyak peluang dan yang paling penting mendapatkan kemenangan," tegas Lafundes.
Pria asal Brasil itu berharap lini serang mereka bisa lebih mematikan karena hanya mengoleksi dua gol dan dua pertandingan meski masih mampu clean sheet alias tidak kebobolan.
Karena itu Lafudes akan coba memperbaiki agar lini depan bisa lebih klinis dalam memanfaatkan peluang. "Saya bangga karena bisa menang dan clean sheet tapi memang seharusnya tim ini bisa cetak banyak gol," sebutnya.
Borneo FC akan menjalani laga ketiga menghadapi Persijap Jepara di Stadion Segiri Samarinda pada Minggu (24/8/2025) sore. Laskar Kalinyamat, julukan Persijap Jepara, secara mengejutkan malam tadi menang tipis 2-1 atas juara bertahan kompetisi tahun lalu, Persib Bandung, yang menempatkan Persijap diposisi keenam klasemen dengan empat poin dari dua laga.
Sementara pelatih PSBS Biak Divaldo Alves menilai timnya sudah berjuang keras menghadapi Borneo FC. Sebenarnya menurut sang pelatih, mereka sudah mempelajari permainan Borneo FC dengan matang, termasuk soal Peralta yang akan jadi sosok penting bagi sang lawan.
Namun, ini belum cukup karena mereka justru harus menerima penalti pada babak pertama. "Ada dua situasi yang terjadi. Pertama kami kami sudah antisipasi Borneo bermain di kiri dan kanan biasanya itu Peralta, bek kiri mereka selalu masuk, babak kedua kami kontrol itu," kata Divaldo Alves.
Pelatih berusia 47 tahun ini menilai lini belakang timnya kurang maksimal. Ini yang membuat Borneo bisa menembus dan memberikan ancaman di babak pertama.
Selain itu, beberapa kali transisi yang mereka buat justru gagal berjalan dengan baik karena kesalahan sendiri.
"Kami hilang ketenangan jadi di babak kedua saya ingin kekuatan lebih. Tapi kalau saya bandingkan dengan laga sebelumnya lebih bagus melawan Borneo FC meski kami tetap kalah, semoga dipertandingan selanjutnya lebih kompak dan mendapatkan tiga poin," harap Alves.
PSBS Biak menempati posisi 17 klasemen dengan kekalahan ini dengan Persita Tangerang diposisi buncit, urutan 18 klasemen hingga pekan kedua dan Sabtu (23/8/2025) pekan depan mereka menjamu Persis Solo di Maguwoharjo.
Editor: Aspian Nur