Skuat Pesut Etam menang tipis 1-0 berkat gol penalti Mariano Peralta. Gol semata wayang dalam laga ini tercipta di menit ke-29 yang bermula dari pelanggaran yang dilakukan Nurhidayat Haji Haris kepada Juan Villa di dalam kotak terlarang.
Wasit sempat membiarkan jalannya permainan, namun setelah meninjau VAR, pelanggaran dipastikan terjadi. Nurhidayat diganjar kartu kuning, dan Borneo FC mendapat hadiah penalti.
Mariano Peralta yang maju sebagai algojo tak menyia-nyiakan kesempatan, menaklukkan kiper Kadu sekaligus membawa tim tamu unggul 1-0.
Sejak menit awal, PSBS Biak tampil lebih agresif. Mereka berusaha menebus kekalahan 1-4 dari Arema FC pada laga perdana.
Serangan demi serangan coba dibangun tim berjuluk Badai Pasifik itu, namun Borneo FC dengan disiplin mampu meredam tekanan.
Lini tengah Pesut Etam yang dikomandoi Kei Hirose berhasil memutus alur serangan lawan dan menguasai ritme pertandingan.
PSBS mengandalkan serangan balik cepat untuk mengancam gawang Borneo, namun efektivitasnya sangat minim.
Tercatat hanya ada dua tembakan ke arah gawang yang bisa dilepaskan PSBS sepanjang laga.
Sebaliknya, Borneo juga tidak terlalu dominan, tetapi lebih efektif dengan satu peluang tepat sasaran yang berbuah gol.
Setelah tertinggal, PSBS berupaya keras menyamakan kedudukan. Beberapa kali mereka mencoba menekan dari sisi sayap, namun hingga babak pertama usai, skor 0-1 tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, Borneo justru tampil lebih menyerang.
Trio asing mereka Mariano Peralta, Maicon, dan Douglas Coutinho, bergantian menebar ancaman ke gawang PSBS.
Namun penampilan gemilang kiper Kadu membuat skor tidak berubah. Sebaliknya, serangan PSBS semakin mudah dipatahkan.
Minimnya variasi serangan membuat upaya mereka tidak banyak membahayakan. Hingga peluit panjang dibunyikan, Borneo FC sukses mempertahankan keunggulan 1-0.
Kemenangan ini membuat Borneo FC terus menjaga persaingan di papan atas dengan koleksi enam poin dari dua laga. Pesut Etam menempel ketat Persija Jakarta yang berada di puncak klasemen sementara.
Di sisi lain, PSBS Biak harus menelan pil pahit dengan kekalahan kedua beruntun. Hasil ini membuat mereka tertahan di peringkat ke-17 klasemen, tanpa poin dari dua pertandingan.
Editor: Erwin