Piala Kemerdekaan 2025 diikuti empat negara yang akan tampil di Piala Dunia U-17 2025 September bulan depan di Qatar, yaitu Indonesia, Tajikistan, Mali dan Uzbekistan.
Diawali dengan guyuran hujan deras, Indonesia unggul lebih dulu dari gol sundulan M Mierza Firjatullah pada menit ke-35. Namun, satu menit kemudian Tajikistan menyamakan kedudukan dari tembakan Zarifzoda Zarif.
Indonesia kembali unggul 2-1 kembali lewat sundulan, kali ini dari gol Fadly Alberto Hengga menit ke-49, tapi Tajikistan membuyarakan kemenangan di depan mata Garuda Muda dari gol yang dicetak Ashuralizoda Nazrullo menit ke-89.
Meski gagal menang, namun Nova Arianto mengaku senang dengan laga ini karena secara kualitas Tajikistan tampil sangat baik. "Ini laga yang sangat baik bagi kami untuk persiapan menuju piala dunia," ujar Nova usai laga. "Saya berterima kasih kepada pemain yang kerja keras walau hasil akhir kita harus puas dengan imbang," imbuhnya.
Sementara pelatih Tajikistan Ragini Marco mengatakan dua gol yang bersarang ke gawangnya lebih disebabkan pemain-pemain belakangnya kurang fokus menjaga lawan.
"Mereka malah fokus ke bola, sementara pergerakan lawan kurang mereka antisipasi. Ini akan menjadi catatan yang akan diperbaiki. Secara keseluruhan permainan kedua tim cukup menarik," kata Marco.
Pada laga sebelumnya di tempat sama, Mali mendulang poin penuh setelah mengalahkan Uzbekistan 5-1. Hattrick Ndjicoura Raimond Bomba dan masing-masing satu gol dari Mahamadou Traore 1 serta Ibrahim Diakite membawa Mali mengalahkan Uzbekistan yang membuat satu gol dari Tokhirov Khabibuloh.
Editor: Aspian Nur