"Itu adalah pertandingan pertama dan selalu menjadi laga sulit karena debut di dalam kompetisi bukanlah sesuatu yang mudah terutama kalaupemain belum berada dalam performa terbaik," ucap Lefundes melansir dari laman resmi klub Selasa (29/7/2025) hari ini.
Mantan pelatih Persita Tangerang di Liga 1 musim 2024/2025 lalu ini mewaspadai kekuatan Bhayangkara FC yang telah melakukan persiapan yang cukup lama dan memiliki gabungan pemain baru dan lama yang kuat.
"Mereka tim yang sudah bermain bersama cukup lama, kalau mereka membawa pemain yang tepat, mereka akan lebih baik," sebut pria 52 tahun ini.
Namun Lefundes optimistis Pesut Etam sudah mempersiapkan diri dengan baik dan dapat memaksimalkan keuntungan bermain di kandang. "Tiga poin adalah yang terbaik dalam skenario apapun, karena kami menjadi tuan rumah," tegasnya.
Dukungan masyarakat Kaltim khususnya Samarinda diharapkan Lefundes pada pertandingan nanti dengan datang ke stadion. "Dengan kehadiran dan dukungan penuh suporter mental tim akan lebih kuat untuk mempersembahkan kemenangan," ucap Lafundes lagi.
Borneo FC saat ini masih berada di Yogjakarta menjalani pemusatan latihan jelang kompetisi berlangsung. Laga uji coba sudah dilakoni tim dengan menghadapi Madura United yang berkesudahan 2-2 dan menang dari Persela Lamongan 1-0. Pekan ini diagendakan tim akan kembali ke Samarinda untuk persiapan menghadapi Bhayangkara FC.
Sementara itu wing bek kanan Borneo FC Muhammad Fajar Fathur Rahman percaya kalau timnya siap menghadapi musim baru dengan baik. “Musim lalu kami sudah berada di posisi yang bagus. Saya yakin kami bisa konsisten dan menyatu dengan pemain-pemain baru di musim yang baru," kata Fajar.
Fajar mengibaratkan skuad Borneo FC seperti sebuah puzzle yang sedang disusun. Proses adaptasi antara pemain lama dan baru, termasuk pemain asing, menurutnya sedang berjalan cukup baik.
"Saat ini kami masih dalam proses adaptasi. Ada beberapa pemain yang baru bergabung saat pemusatan latihan di Yogyakarta, sebelumnya kami sempat TC di Samarinda. Jadi sekarang kami fokus memperbaiki pola pressing dan build-up permainan," papar mantan pemain timnas Indonesia U-22 ini.
Editor: Aspian Nur