Namun persiapan yang dilakukan skuat Borneo FC menghadapi kompetisi yang sebelumnya bernama Liga 1 itu terkendala dengan bakal absennya penyerang Habibi Jusuf.
Pemain yang didatangkan dari Sriwijaya FC itu diperkirakan belum bisa tampil di awal musim baru karena masih menjalani proses pemulihan cedera meniscus pada lutut kirinya.
Informasi tersebut disampaikan oleh dokter tim Muhammad Irfada Awwali sebelum keberangkatan skuad Pesut Etam ke Yogyakarta untuk pemusatan latihan.
Meski tetap diboyong bersama tim, kondisi Habibi disebut belum sepenuhnya pulih dan masih dalam tahap observasi medis. “Secara keseluruhan kondisinya membaik, kini memasuki fase pemulihan tahap dua,” ungkap Irfada saat dihubungi Korankaltim.com Rabu (16/7/2025).
Cedera meniscus diketahui merupakan cedera yang membutuhkan waktu cukup panjang untuk penyembuhan total. Walau Habibi telah mengikuti beberapa sesi latihan, namun belum berada dalam kondisi maksimal untuk bermain di pertandingan dengan intensitas tinggi.
“Butuh waktu ekstra untuk bisa pulih penuh. Apalagi jika ingin tampil di level kompetisi tinggi, stabilitas sendinya belum maksimal,” tambahnya.
Saat ini, proses pemulihan Habibi terus dikawal oleh tim fisioterapi klub. Estimasi awal, pemain muda tersebut masih membutuhkan waktu sekitar empat hingga lima minggu sebelum benar-benar siap turun ke lapangan, tergantung dari perkembangan kondisi fisiknya.
Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes juga memberikan konfirmasi serupa. Menurutnya, berdasarkan laporan tim medis, Habibi kemungkinan besar akan melewatkan sejumlah pertandingan awal musim ini. “Dari hasil evaluasi dokter, masa transisi dan pemulihannya masih sekitar dua bulan,” singkat Lefundes.
Editor: Aspian Nur