Dikutip dari Antaranews, Tim Garuda kesulitan mengembangkan permainan. Statistik menunjukkan Indonesia hanya menguasai bola sebesar 31 persen dan tak menghasilkan satu pun tembakan ke arah gawang.
Pada awal pertandingan, lini belakang Indonesia sempat mampu meredam gempuran lawan hingga menit ke-10. Namun setelah itu, celah mulai terbuka. Peluang pertama Machino masih melambung meskipun mendapat umpan matang dari Junnosuke Suzuki. Lima menit berselang, Kamada membuka keunggulan Jepang lewat sundulan kepala memanfaatkan umpan Shunsuke Mito dari sisi kiri.
Jepang menggandakan keunggulan pada menit ke-19 lewat aksi individu Takefusa Kubo. Setelah tembakan pertamanya diblok Emil Audero, Kubo kembali menguasai bola dan mencetak gol dari kesempatan kedua.
Masalah bertambah bagi Indonesia ketika Kevin Diks mengalami cedera dan harus digantikan oleh Yakob Sayuri pada menit ke-27. Namun malang, Yakob juga mengalami cedera dan ditarik keluar pada menit ke-42. Marselino Ferdinan kemudian masuk sebagai pengganti.
Perubahan ini mengharuskan penyesuaian di lini tengah dan pertahanan. Yance Sayuri berpindah ke posisi bek sayap kanan, Beckham Putra menjadi penyerang sayap kanan dan Marselino mengisi sektor kiri.
Menjelang jeda, Kamada kembali mencetak gol indah setelah melewati tiga pemain Indonesia dan mencungkil bola melewati Emil. Skor 3-0 menutup babak pertama.
Memasuki babak kedua, Kamada ditarik keluar dan digantikan Keito Nakamura. Walau begitu, intensitas serangan Jepang tidak menurun. Setelah peluang emas Nakamura gagal dimanfaatkan Ryoya Morishita mencetak gol keempat pada menit ke-55 setelah kombinasi apik dengan Machino.
Empat menit kemudian, giliran Machino yang mencatatkan namanya di papan skor. Jepang terus menekan dan akhirnya gol keenam lahir dari sepakan jarak dekat Mao Hosoya pada menit ke-80.
Pelatih Patrick Kluivert telah menghabiskan jatah pergantian pemain dengan memasukkan Ricky Kambuaya (46’), Shayne Pattynama (59’) dan Stefano Lilipaly (60’) tetapi tidak mampu mengubah jalannya pertandingan secara signifikan.
Kemenangan ini mengukuhkan dominasi Jepang atas Indonesia yang juga sebelumnya dikalahkan 3-1 di Piala Asia 2023 dan 4-0 dalam laga putaran ketiga di Jakarta tahun lalu.
Jepang menutup fase ini dengan status pemuncak klasemen Grup C, mengumpulkan 23 poin, mencetak 30 gol, dan hanya kebobolan tiga kali.
Sementara itu, Indonesia finis di peringkat keempat dengan koleksi 12 poin dari tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan empat kekalahan. Tim Garuda mencetak sembilan gol dan kebobolan 20 kali. (*)