Pertandingan ini mendapat perhatian dari berbagai penjuru dunia mengingat performa Merah Putih yang bisa lolos sampai ke babak keempat, menumbangkan tiga negara yang memiliki peringkat diatasnya seperti Arab Saudi, Bahrain dan China.
Namun begitu pelatih Patrick Kluivert menegaskan tetap berusaha maksimal mendapatkan hasil yang bagus di kandang lawan dan enggan menganggap remeh pertandingan ini sehingga sudah mempersiapkan diri dengan maksimal guna laga nanti, terlebih pada pertemuan pertama di Jakarta, skuat Garuda kalah telak 0-4.
"Kami mencoba melakukan yang terbaik dan tidak akan menganggap remeh pertandingan ini meski tak berpengaruh apa pun. Meskipun kami berdua lolos, kami tetap ingin bermain dengan baik," tegas Kluivert.
“Ini pertandingan yang serius. Kami bermain tandang melawan pemuncak klasemen grup yang sudah lolos ke Piala Dunia. Jadi kami harus bermain dengan gaya kami sendiri,” ucap Kluivert lagi.
“Meskipun ini akan menjadi pertandingan yang sulit, semua orang tahu itu. Tapi kami sudah mempersiapkan diri dan berusaha memberikan yang terbaik besok," imbuhnya.
Pertandingan nanti menurut pelatih asal Belanda itu bukan hanya tentang hasil, tetapi juga menjadi ujian mental dan taktikal yang penting untuk para pemain Indonesia.
“Kami datang dengan rasa percaya diri yang tinggi. Jepang adalah tim berkualitas dan sangat kompetitif. Tapi kami siap memberikan performa terbaik,” sebut Kluivert.
Ketika ditanya soal kemungkinan rotasi pemain atau eksperimen strategi, Kluivert mengisyaratkan adanya potensi perubahan, meski belum memberi kepastian soal komposisi pemain inti.
"Lihat saja nanti, mungkin saja ada perubahan. Saya belum bisa bilang berapa pemain yang akan diganti yang pasti kami sudah mempelajari gaya bermain Jepang saat melawan Australia dan kami akan tampil beda," tutupnya.
Sementara pelatih Jepang Hajime Moriyasu memuji kekuatan calon lawannya dan memberikan peringatan serius kepada anak asuhnya untuk tampil mati-matian dan bermain dengan fokus penuh melawan Indonesia. “Indonesia adalah tim yang sangat solid. Mereka bermain disiplin dan terorganisasi,” ujar Moriyasu.
“Pertandingan ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi kami dan saya harap kami bisa memberikan performa terbaik untuk pendukung kami yang datang ke stadion,” jelasnya.
Pelatih berusia 56 tahun itu yakin Indonesia bisa bersaing di level global dengan skuad yang dimiliki saat ini.
"Kebijakan mereka adalah meningkatkan jumlah pemain naturalisasi dan memperkuat tim. Mereka jelas telah meningkatkan level dan saya rasa mereka adalah tim yang sedang memegang momentum di Asia," ungkapnya.
"Walaupun mereka tim Asia banyak pemain mereka yang berlaga di Eropa, jadi saya pikir mereka adalah tim yang bisa bersaing di standar global," tutup Moriyasu.
Sementara kapten Jepang Wataru Endo mengakui negaranya menghadapi tekanan menjelang laga nanti. “Kami merasa tertekan usai kalah dari Australia. Melawan Indonesia, level kami harus meningkat," kata Endo.
Gelandang Liverpool itu menegaskan timnya pantang menyerah. Endo optimis timnya tetap akan kuat dengan kumpulan para pemain muda.
"Ini pertandingan terakhir, saya ingin menyampaikan pesan bahwa tim kami paling kuat. sebagai tim kami akan menikmatinya," ucap Endo.
Terlepas dari tak berpengaruhnya hasil lagan anti, baik Jepang maupun Indonesia mempertaruhkan poin ranking FIFA. Jepang yang sebelumnya kalah dari Australia diproyeksi turun dua peringkat, jadi peringkat ke-17, sementara Indonesia yang menang atas China 1-0 posisinya di ranking FIFA naik ke-117 dari peringkat ke-123.
Samurai Biru butuh kemenangan agar tidak merosot lagi. Meski nanti perolehan poinnya andai menang atas Indonesia, tidak terlalu banyak yakni 3,43 poin.
Sementara bagi Timnas Indonesia, kemenangan atas Jepang akan membuat poin pasukan Patrick Kluivert melonjak tinggi karena bakal dapat 21,58 poin. Indonesia bisa diprediksi naik peringkat ke-110 tepat di bawahnya Vietnam.
Perkiraan Susunan Pemain:
JEPANG (3-4-2-1): Kosei Tani; Tsuyoshi Watanabe, Koki Machida, Hiroki Sakine; Yu Hirakawa, Kaishu Sano, Joel Fujita, Kota Tawaratsumida; Daichi Kamada, Takefusa Kubo; Shuto Machino.
Pelatih: Hajime Moriyasu
INDONESIA (3-4-2-1): Emil Audero; Justin Hubner, Jay Idzes, Rizky Ridho; Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, Thom Haye, Yakob Sayuri; Ricky Kambuaya, Egy Maulana Vikri; Ole Romeny.
Pelatih: Patrick Kluivert.
Editor: Aspian Nur