Indonesia U-17 diketahui melenggang ke babak delapan besar dengan status juara Grup C usai menyapu bersih tiga pertandingan grup dengan kemenangan. Skuad Garuda Muda mengalahkan Korea Selatan di laga pertama, berikutnya mengalahkan Yaman dengan skor 4-1 dan Afganistan 2-0. Total mereka mengemas tujuh gol dan hanya kebobolan satu gol di fase ini.
Sementara Korea Utara U-17 menjadi runner-up Grup D dengan catatan sekali menang atas Tajikistan dengan skor 3-0 serta dua kali imbang menghadapi Iran 1-1 dan Oman 2-2. Total enam gol dibuat di fase grup, dengan kebobolan tiga gol. Mereka melangkah ke fase gugur mendampingi Tajikistan yang mencatat dua kemenangan dan sekali kalah.
Hasil berbeda yang diraih kedua negara tak seharusnya membuat tim Merah Putih terlalu percaya diri meski secara statistic juga tim asuhan Nova Arianto memiliki lini per lini yang presisi, kokoh di pertahanan, solid di gelandang dan tajam di barisan depan.
Yang jadi sorotan pada pertandingan nanti adalah stamina masing-masing negara dan Nova Arianto bersyukur mereka memiliki waktu lebih panjang untuk pemulihan. Mereka menjalani laga terakhir fase grup pada 4 April lalu sementara disisi lawan, Korea Utara masih bermain pada 6 April melawan Iran.
Ini menjadi sedikit keuntungan yang bisa mereka manfaatkan dengan baik. "Soal kebugaran kan, saya bersyukur kami punya satu hari lebih banyak dari Korea Utara," kata Nova .
Nova menegaskan para pemainnya tidak boleh takut menghadapi Korea Utara U-17. “Korea Utara tim yang sangat diwaspadai, mereka tim unggulan di Piala Asia kali ini,” ucapnya.
Nova menegaskan meskipun lawan sangat kuat, ia ingin para pemainnya tetap fokus dan tidak terintimidasi.
“Saya ingin pemain saya memiliki mental yang kuat dan tidak takut dengan situasi ini. Ini adalah kesempatan mereka bermain di Piala Dunia dan saya ingin melihat mereka tampil maksimal,” tegasnya.
Sementara pelatih Korea Utara U-17 O Thae Song mengaku mewaspadai kekuatan lini depan Indonesia U-17.
Hal itu dilakukan mengingat Korea Utara U-17 meskipun sudah berusaha memperkuat pertahanan, mereka tetap kebobolan dua gol saat menghadapi Oman.
“Kami harus memperbaiki area itu di pertandingan mendatang (saat lawan Timnas Indonesia U-17),” ujar Thae Song.
Dengan pertahanan yang belum solid dan serangan Indonesia yang sedang tajam-tajamnya, laga ini menurutnya jelas akan menjadi ujian berat bagi Korea Utara U-17.
Editor: Aspian Nur