Selain Negeri Gingseng, Garuda Muda juga bakal bersaing melawan Yaman dan Afghanistan di fase penyisihan grup ini dengan sejatinya skuat Merah Putih dkk dibebani target menembus dua besar sehingga mencapai fase perempat final yang mana kalau itu berhasil diraih bisa membawa Indonesia terbang lolos ke Piala Dunia U-17 2025 yang berlangsung di Qatar, November mendatang.
"Ya, pastinya Korea Selatan menjadi lawan paling berat di grup ini. Tapi kami sudah mempersiapkan secara mental, taktik dan strategi. Saya lihat pemain cukup siap menghadapi Korea Selatan. Saya harap menghadapi laga pertama, pemain dapat bermain maksimal," ungkap Nova Arianto, arsitek timnas Indonesia U-17.
Sepanjang sejarah Piala Asia U-17, Indonesia sudah tiga kali bersua Korea Selatan. Garuda Muda maksimal memetik hasil imbang (1-1, 1990), dengan dua sisanya berakhir kekalahan (1-7, 1988; 0-9, 2008).
Eks pemain Persib Bandung itu menilai para pemain dalam kondisi baik dan memahami strategi yang telah disiapkan. "Kondisi pemain sangat baik, baik secara mental, fisik, maupun taktikal. Saya harap mereka bisa tampil maksimal melawan Korea," sebutnya lagi.
"Pertandingan pertama pasti sulit, baik bagi kita maupun bagi Korea. Itu yang saya tekankan kepada pemain agar tetap fokus dan tenang demi mendapatkan poin di laga ini," ujar Nova lagi.
Kapten Indonesia U-17 Putu Panji Apriawan mengakui kekuatan Korea Selatan sebagai lawan terberat di fase grup. Akan tetapi, Putu menegaskan hal tersebut tidak akan menjadi beban dan tim akan bermain pantang menyerah untuk meraih tiga poin. “Kami sudah mempelajari gaya bermain Korea Selatan dan menyiapkan strategi improvisasi di lapangan,” ungkapnya.
Perkiraan Susunan Pemain:
KOREA SELATAN U-17: Hong Seong-min, Ko Jong-hyun, Kang Min-woo, Seo Jeong-hyeok, Lee Chang-woo, Baek In-woo, Lim Hyun-sub, Yun Do-young, Jin Tae-ho, Yang Min-hyuk, Kim Myung-jun
INDONESIA U-17: Dafa Setiawarman, Ida Bagus, Putu Panji, Mathew Baker, Fabio Azka, Algazani Dwi, Evandra Florasta, Daniel Afrido, Zahaby Gholy, Mierza Firjatullah, Fadly Alberto
Editor: Aspian Nur