Pada laga menghadapi Bahrain, kolaborasi dua penyerang Oxford United, Marselino Ferdinand - Ole Romeny, jadi penentu kemenangan Merah Putih. Marselino memberikan assist untuk Ole yang mengkonversi jadi gol menit 25.
Tak hanya memastikan Garuda meraih tiga poin penting, gol Oleh juga mengantarnya meraih predikat Man of the Match karena sejak awal pertandingan, Romeny menunjukkan performa luar biasa. Pergerakannya yang lincah kerap merepotkan lini pertahanan Bahrain. Dengan tenang Ole menaklukkan kiper Bahrain Ebrahim Lutfalla.
Romeny mengungkapkan golnya ini dipersembahkan untuk sang nenek. “Saya sangat bersyukur bisa mencetak gol ini dan membantu tim meraih kemenangan. Gol ini saya dedikasikan untuk nenek saya, yang selalu menjadi sumber inspirasi dalam hidup saya,” ujar Romeny melansir dari laman resmi pssi usai laga tadi malam.
Gol itu jadi yang kedua bagi Ole. Sebelumnya pemain kelahiran Nigmegen, Belanda, berusia 24 tahun itu mencetak satu gol ke gawang Australia dalam kekalahan telak Indonesia 1-5.
Terlepas dari Ole sebagai penentu kemenangan Indonesia, Patrick Kluivert memuji performa bek Rizky Ridho. Kluivert bahkan kehabisan kata-kata untuk bek milik Persija Jakarta tersebut.
Setelah cuma menjadi pemain pelapis di laga Australia vs Timnas Indonesia pada Kamis 20 Maret lalu, Rizky Ridho bermain sebagai starter menjamu Bahrain dan eks pemain Persebaya Surabaya yang membela Persija Jakarta di Liga 1 itu tampil luar biasa.
Satu aksi terbaik Rizky Ridho terlihat menit 48. Ia berhasil menyundul bola agar tak masuk ke gawang Indonesia yang dikawal Maarten Paes. "Rizky Ridho bermain dengan luar biasa, ia sangat hebat," kata Kluivert. "Ia layak mendapat kesempatan menjadi starter, kinerjanya sangat bagus. Saya tidak bisa bilang apa-apa lagi, ia layak dipuji," sebut pria asal Belanda itu.
Editor: Aspian Nur