Borneo FC pun tertahan di posisi ke-8 klasemen dengan 38 angka sementara PSBS Biak dengan tambahan poin berada di urutan ke-11 klasemen dengan 34 poin.
Bagi anak-anak dari Kota Tepian, kekalahan ini membuat mereka terancam nirpoin alias pulang tanpa angka karena pada pekan ke-27 Senin (10/3/2025) pekan depan mereka menghadapi tim papan atas, Dewa United, yang saat ini berada di urutan kedua klasemen dengan jadi ancaman serius bagi pemuncak klasemen Persib Bandung untuk meraih gelar juara.
Pertandingan itu jadi yang terakhir di bulan Ramadan karena setelahnya kompetisi diliburkan hingga bulan depan. Selain ada laga internasional juga menyambut Idulfitri 1446 Hijriyah.
Borneo FC pun gagal mempersembahkan kado manis di hari ulang tahun ke-11 mereka pada 7 Maret hari ini. Diketahui Borneo FC berdiri di tahun 2014 silam.
Pelatih Borneo FC Joaquin Gomez menilai laga melawan PSBS Biak memang jadi tantangan yang sulit dan menyoroti pentingnya fokus dalam permainan serta ketajaman dalam penyelesaian akhir.
“Ini adalah tantangan yang sulit sebelum pertandingan. Kami benar-benar berusaha, tetapi saat ini kami membutuhkan sebanyak mungkin clean sheet. Saya senang dengan usaha keras yang telah kami lakukan. Kami memberikan segalanya,” kata Gomez usai pertandingan melansir dari laman resmi liga.
Selain itu, dua pergantian dalam satu menit sebelum gol Abel Arganaz juga berpengaruh. “Ketika Anda harus melakukan dua pergantian pemain dalam situasi sulit, itu tidak mudah. Tapi meskipun pertandingan ini berat, kami bermain dengan baik di sisi lapangan dan bertahan dengan baik di lini kedua,” ungkapnya.
Penyelesaian akhir juga perlu menjadi perhatian Khusus. Dari 9 peluang tidak ada yang mengarah ke gawang John Pigai.
“Kami harus bisa menuntaskan peluang yang kami ciptakan. Saat mendapatkan kesempatan tentu harus bisa menyelesaikannya. Kami harus lebih tajam dalam situasi seperti ini," tegasnya.
Bagi tuan rumah, kemenangan ini memutus catatan delapan pertandingan beruntun tanpa kemenangan. "Kami semua senang karena dalam beberapa pertandingan terakhir, kami tidak bisa menang. Ini adalah hasil kerja keras seluruh pemain di lapangan," kata pelatih PSBS Biak Marcos Guillermo Samso.
Menurutnya eharusnya PSBS Biak bisa mencetak lebih dari satu gol di laga ini. "Kami keras kepala untuk bisa memenangkan pertandingan Kali ini. Tapi menurut saya, seharusnya bisa lebih banyak gol yang tercipta," bebernya. Kemenangan menjadi modal berharga karena pekan depan akan menghadapi Bali United di Stadion Dipta.
"Kami harus kerja keras di pertandingan selanjutnya. Bagi kami, pertandingan melawan Bali United sangat penting. Kami harus alihkan fokus. Waktu recovery yang cukup bisa memberikan keuntungan untuk kami," tutup Samso.
Editor: Aspian Nur