Ya, kebuntuan di barisan depan yang kesulitan mencetak gol sepertinya bakal teratasi dengan kehadiran dua pemain tersebut. Baik Ricky maupun Pato dipersiapkan untuk menghadapi Kabau Sirah.
Manajer Borneo FC Farid Abubakar menyatakan hasil medis kedua pemain tidak masalah, tinggal kondisi fisik yang harus terus ditingkatkan.
Adaptasi Ricky dan Pato juga tidak jadi masalah. "Kalau Pato lebih mudah adaptasi karena banyak kawan dia disini jadi lebih mudah beradaptasi dan Cawor mudah untuk bersosial dengan teman, jadi mudah bagi dia beradaptasi disini," sebut Farid lagi.
Matheus Pato sendiri mengaku senang bisa kembali ke Samarinda dan bertekad untuk membawa Pesut Etam bangkit di putaran kedua. "Saya senang bisa kembali ke Samarinda dan bersama Borneo FC, saya berharap bisa membantu tim untuk bangkit lagi. Apalagi hasil pertandingan kemarin kurang bagus, tapi mudahan bersama tim ini tampil lebih bagus pada putaran kedua," ucap Pato.
Perihal adaptasi dirinya tidak terlalu merisaukan, karena dari awal sudah berjalan lancar. "Sementara ini adaptasi sudah bagus karena saya sudah tahu banyak dan kenal sama pemain di Borneo. Tapi karena ini baru 2 hari, saya berharap bisa lebih beradaptasi, mudahan kedepannya bisa lebih bagus," ujarnya.
Borneo FC saat ini tergusur ke posisi 10 klasemen dengan 26 angka dari 17 pertandingan. Tambahan tiga poin setidaknya bisa mendongkrak posisi anak-anak dari Kota Tepian ke urutan 7 klasemen.
Pada putaran pertama Agustus 2024 lalu Borneo FC menang telak 1-3 dari Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim Padang.
Kekalahan telak 0-4 dari Buriram United di ASEAN Club Championship jadi modal negative Borneo FC jelang lag aini. Namun asisten pelatih Demerson Bruno Costa yang menggantikan peran pelatih Pieter Huistra karena berhalangan hadir menyatakan rasa optimisme timnya jelang lag aini. “Semua ada energi positif dan energi baru dan target kami meraih tiga poin,” tegas Demerson.
Kehadiran Matheus Pato yang menambah semangat dan optimisme tim dan suporter Borneo FC Samarinda tentu saja agar bisa lebih baik dari sebelumnya.
Sementara asisten pelatih Semen Padang Luis Braganca menegaskan kesiapan timnya menghadapi Borneo FC. “ Kami harus mewaspadai mereka karena bermain di kandang tentu Borneo FC ingin hasil yang bagus. Yang pasti semua pemain kami siap untuk laga di Balikapan," ujar Braganca.
Tekad Kabau Sirah di laga ini menurutnya adalah mencuri poin dari tuan rumah bahkan mengincar tiga poin. Berada di zona degradasi, urutan 18 klasemen dengan 10 poin, Semen Padang menurutnya memerlukan tambahan angka untuk berjuang keluar dari papan bawah. "”Tidak ada yang tidak mungkin," tegas Braganca.
Editor: Aspian Nur