Kepastian Pato bergabung dengan Borneo FC disampaikan lewat media sosial resmi tim beberapa jam lalu. “Mitos Air Mahakam Itu Terbukti, Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Borneo FC @matheuspato9 Kembali Demi Kejayaan Samarinda. MANYALA,” tulis mereka.
Diketahui pemain bernama lengkap Matheus Antonio Souza dos Santos itu sebelumnya pernah berseragam Borneo FC Samarinda pada musim 2022/23 hingga 3 laga perdana di musim 2023/24. Secara mengejutkan Pato hengkang ke Liga Super China bergabung Shandong Taishan dengan membawa sejarah baru, yakni pemain aktif Liga 1 pertama yang pindah ke klub luar negeri dengan status transfer (pembelian).
Di periode pertamanya bersama Pesut Etam, Pato bermain 44 kali di semua ajang, mencetak 34 gol dan 4 asis. Di musim 2022/23, ia mengawinkan gelar top skor Piala Presiden dan BRI Liga 1, sekaligus menjadi pencetak gol terbaik BRI Liga di musim yang sama.
Ia tidak hanya membawa tim meraih peringkat terbaik saat itu (posisi keempat), namun juga memecahkan banyak rekor di internal klub. Seperti pencetak gol terbanyak dalam 1 musim, pemain pertama yang mencetak lebih dari 20 gol dalam 1 musim, pemain pertama yang mencetak 3 hat-trik dalam 1 musim, pemain dengan jumlah hat-trik terbanyak dalam sejarah klub, pemain Borneo FC Samarinda pertama yang menjadi top score liga dan beberapa rekor lainnya.
Atas dasar itu, ditambah dengan kepercayaan bahwa di antara Borneo FC Samarinda dan Matheus Pato masih ada ‘urusan’ yang belum selesai. Maka direksi dan manajemen tanpa ragu kembali mengontrak sang fenomenal dengan status Free Transfer pada bursa tengah musim kali ini.
“Kami berharap Pato bisa menjadi solusi dari kurang produktivitasnya lini depan Borneo FC Samarinda musim ini terutama di putaran pertama lalu,” kata manajemen Borneo FC melansir dari laman resmi klub Kamis (9/1/2025) hari ini.
“Kami juga berharap kehadiran Pato bisa membawa tim ke jalur persaingan juara, lalu memenangkannya di akhir musim ini,” harap mereka.
Kembalinya Pato memastikan pemain yang pernah memperkuat klub Brasil Fluminese itu reuni dengan pemain lama seperti Stefano Lilipaly, Terens Owang Puhiri dan pemain lainnya yang pastinya tak memerlukan adaptasi lama untuk kembali mengarungi kompetisi.
Tak hanya Pato yang bergabung dengan Borneo FC. Manajemen tim juga memastikan masuknya penyerang asal PSS Sleman, Ricky Cawor. Pemain asal Marauke itu dipastikan menambah daya dobrak lini depan tim bersama Pato.
Visi bermain ditopang dengan kecepatan, kelincahan, dan determinasi tinggi yang dimiliki Cawor membuat manajemen tim tak ragu merektur pemain berusia 26 tahun itu.
Cawor sudah bermain 71 kali bersama Persipura, Persija dan PSS dengan kontribusi pada 15 gol di semua ajang., dikontrak 1,5 tahun dan akan menggunakan nomor punggung 41.
Ada yang masuk, ada juga yang keluar. Karena persaingan lini depan bakal sengit, Borneo FC pun akhirnya melepas Leonardo Gaucho. Sejatinya pemain 23 tahun asal Brasil diproyeksikan menjadi penyerang masa depan Borneo FC Samarinda. Ia langsung diganjar kontrak berdurasi 2 musim pada bursa transfer pertengahan tahun lalu.
Leo langsung membuat kesan bagus di awal kedatangannya, dengan membuat 3 gol dari 5 laga di Piala Presiden 2024. Total ia sudah bermain sebanyak 24 kali, dengan kontribusi 12 gol di semua ajang.
Namun kebersamaan dengan Leo Gaucho secara resmi telah berakhir karena sang pemain mengundurkan diri dari klub karena memiliki urusan keluarga di Brasil. Manajemen memahami kepentingan pribadi Leo, sehingga tercapai kesepakatan bersama untuk mengakhiri kontraknya.
Editor: Aspian Nur