Stefano Lilipaly dkk saat ini berada di posisi keempat klasemen sementara dengan tiga poin dibawah Buriram yang ada diposisi ketiga dengan poin sama namun tertinggal tiga angka dari Cong An Ha Noi FC dan Kuala Lumpur City di urutan pertama dan kedua.
Sementara tuan rumah sedang dalam tren positif, menuai hasil sempurna di lima laga beruntun. Bahkan mereka hanya kebobolan satu kali, serta mencetak 19 gol.
Agresivitas Buriram di area penalti lawan ini perlu menjadi perhatian serius bagi Borneo FC bila tidak ingin pulang tanpa membawa poin. Kemenangan juga dibutuhkan tim besutan Pieter Huistra agar bisa menjaga persaingan lolos ke babak berikutnya.
Pieter Huistra mengungkapkan jika pertandingan ini akan menjadi tantangan besar timnya. Huistra mengaku sangat senang bisa berada di Thailand untuk menghadapi tim besar seperti Buriram yang tampil sangat bagus. Baginya, pertandingan seperti ini sangat spesial karena ini adalah laga internasional yang memberikan banyak pengalaman berharga, terutama bagi pemain muda sementara bagi pemain senior memiliki kesempatan untuk menunjukkan kualitas mereka di pentas Asia Tenggara.
Waktu persiapan yang singkat tak membuat Huistra pesimistis. Pria asal Belanda itu optimistis jika timnya sudah cukup siap.
“Kami telah melakoni enam pertandingan di Desember dan waktu sebaik mungkin untuk berlatih dan istirahat. Kami penuh energi untuk menghadapi tantangan besar menghadapi Buriram. Setidaknya bisa mencuri poin di kendang lawan adalah hasil positif,” ujar Huistra.
Sementara, gelandang Stefano Lilipaly, yang juga menjadi pemimpin di ruang ganti, menilai atmosfer pertandingan ini akan memotivasi seluruh pemain.
“Tidak perlu motivasi khusus untuk pertandingan sebesar ini. Lawan yang kuat dan stadion yang bagus sudah cukup untuk membuat kami semangat. Kami berharap bisa memberikan yang terbaik untuk suporter di Indonesia dan mereka yang datang ke Thailand,” sebut Lilipaly.
Pelatih Buriram United Osmar Loss berharap anak asuhnya bisa memaksimalkan lag aini.
“Penting bagi tim untuk meraih kemenangan sekaligus menjaga persaingan di papan atas. Kami tak melihat lawan berada di level bawah, bagi kami semua tim memiliki kekuatan yang sama di grup ini,” tegasnya.
Editor: Aspian Nur