Ada beberapa alasan mengapa Pesut Etam berambisi besar mengalahkan Sapeh Kerap dalam pekan ke-14 Liga 1 tersebut. Yang pertama tentu saja karena anak asuh Pieter Egge Huistra ingin memutus tren tak pernah menang yang mereka alami dalam empat pertandingan terakhir.
Tiga poin yang berhasil dikemas Borneo FC didapatkan terakhir kali pada 2 November lalu setelah mengalahkan Dewa United 1-0 di Batakan.
Selanjutnya, Persib Bandung dan PSM Makassar mengalahkan anak-anak dari Kota Tepian dengan skor identic 1-0 dan kala menjamu PSIS Semarang ditahan imbang 0-0 kemudian kembali bermain seri melawan Persija Jakarta.
Alasan kedua Borneo FC bertekad menang karena ingin naik dari peringkat 5 yang saat ini mereka duduki ke posisi diatasnya yang saat ini dihuni Persita Tangerang.
Kedua tim bermargin satu poin, 24-23. Tambahan tiga angka bakal membuat Borneo FC menggusur Persita Tangerang dari urutan keempat klasemen.
Kemenangan juga diperlukan Borneo FC mengingat mereka pekan depan akan menghadapi Persebaya Surabaya di Jawa Timur. Seperti diketahui, saat ini Bajul Ijo ada di posisi teratas klasemen dengan 33 poin, dibayangi Persib Bandung (26) dan Persija Jakarta diposisi ketiga dengan 25 poin.
Namun tentu saja tak mudah bagi tuan rumah untuk mengalahkan Madura United pada laga malam besok. Faktanya, lini depan mereka bermasalah dengan seringnya membuang peluang mencetak gol. Penyerang Leo Gaucho kerap menyia-nyiakan peluang emas saat berada di depan gawang lawan.
Selain itu Madura United juga bertekad bangkit setelah kekalahan di kendang sendiri 0-1 dari Semen Padang tiga hari lalu. Baru mengumpulkan 6 poin dari 14 laga dan berada di dasar klasemen tentu bukan sesuatu yang ideal bagi klub dari Bangkalan, Madura, Jawa Timur yang setiap musim selalu berada di papan atas.
Pelatih Madura United Paulo Menezes menyadari tantangan besar mereka kala datang ke Batakan. Namun pria asal Portugal itu optimistis dengan persiapan yang sudah mereka lakukan.
“Persiapan dan recovery pemain berjalan dengan baik dan akan mencoba membawa pulang poin," kata Menezes dalam konferensi pers jelang laga Jumat (13/12/2024) hari ini.
Ketika ditanya soal performa Borneo FC yang belum menang dalam tiga laga terakhir, Menezes menegaskan fokus utamanya adalah pada timnya sendiri.
"Apa yang terjadi pada Borneo FC bukan urusan kami. Kami hanya perlu bekerja keras selama 90 menit untuk mendapatkan hasil terbaik," tegasnya.
Hal senada diungkapkan Pedro Montero, pemain andalan Madura United. Pedro menegaskan mereka datang ke Balikpapan dengan ambisi besar.
"Seperti yang dikatakan pelatih, persiapan kami sangat bagus, dan kami siap melakukan pekerjaan kami di atas lapangan. Semoga kami bisa membawa pulang poin," sebut Pedro.
Yang menarik dalam pertandingan nanti tentu saja kehadiran Muhammad Taufany Muslihuddin. Taufan, sapaan akrabnya, adalah pemain yang dibesarkan di Borneo FC dan sempat membela Mitra Kukar sebelum terjun bebas ke Liga 3 dan jadi satu diantara punggaw timnas Indonesia yang meraih medali emas SEA Games 2023 lalu.
Taufan, pemain dari Tenggarong, Kutai Kartanegara, kalah bersaing dengan gelandang yang ada di Borneo FC sehingga harus mencari klub baru dan berlabuh di Madura United.
Editor: Aspian Nur