Kemenangan ini membuat Indonesia sementara berada diposisi kedua klasemen dibawah Vietnam yang pada laga lain mengalahkan Laos 4-1, sementara Filipina baru bertanding dua hari lagi menghadapi Myanmar.
Terlepas dari hasil ini, pelatih Myanmar Myo Hlaing Win mengaku kebingungan menerapkan strategi kala menjamu Indonesia. "Kami telah menganalisis pertandingan-pertandingan sebelumnya dari Timnas Indonesia, termasuk di kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan tim-tim seperti Jepang," kata Myo Hlaing Win melansir dari media Myanmar Npnewsmm.
Meski sudah memantau gaya bermain Timnas Indonesia melalui rekaman video, formasi skuad Garuda di Piala AFF 2024 masih membuat bingung Myo Hlaing Win.
Pasalnya, Shin Tae-yong memutuskan untuk membawa mayoritas pemain U-22 untuk Piala AFF 2024 alih-alih skuad senior.
"Satu hal yang belum pasti adalah, apakah mereka akan tetap menggunakan formasi biasa mereka, seperti 3-4-3 atau akan ada perubahan karena banyak pemain muda U-22 yang masuk," ujar Myo Hlaing Win.
Hal itulah yang membuatnya kesulitan menentukan formasi meski akhirnya Myanmar berhasil memberikan perlawanan ketat sepanjang laga.
"Dalam sepak bola, kekhawatiran tidak dapat menang adalah hal yang wajar. Tapi, saya percaya pada tim kami. Masih ada tiga pertandingan yang harus kami maksimalkan,” tegasnya.
Sementara pelatih Indonesia Shin Tae-yong tak menduga permainan tim asuhannya diatas perkiraannya. Pelatih asal Korea Selatan itu mengapresiasi perjuangan para pemain muda skuad Garuda dalam laga ini.
"Kami tidak punya cukup waktu untuk mempersiapkan diri dan juga tidak ada laga uji coba yang memadai sebelum kompetisi ini dimulai. Jadi, menurut saya, performa para pemain sebenarnya lebih baik dari yang saya harapkan," ungkap Shin Tae-yong usai pertandingan dalam keterangan media PSSI.
Komentar Shin ini mengugurkan kritikan yang mengarah kepada timnas Indonesia, khusunya pada babak pertama. Sebab, Indonesia dalam tekanan dan bermain serba salah, terutama dalam pengambilan keputusan di sepertiga akhir lapangan. Menurut Shin, ini antara lain karena laga kontra Myanmar merupakan pertandingan perdana.
"Pertandingan pertama selalu sulit. Tapi seperti yang saya sebutkan kemarin, tim ini mayoritas dihuni pemain U23, pemain-pemain muda. Para pemain senior yang ada juga menunjukkan upaya maksimal mereka," kata Shin.
Pelatih berusia 54 tahun itu berterima kasih kepada seluruh pemain atas kerja keras yang mereka tunjukkan sepanjang pertandingan. "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pemain di tim ini atas usaha dan kerja keras mereka di lapangan," ujar Shin.
Pada pertandingan melawan Myanmar Indonesia sempat kesulitan menembus pertahanan Myanmar, terutama pada babak pertama. Justru tuan rumah mampu memberikan ancaman. Beruntung kiper Indonesia Cahya Supriadi bermain cukup baik dengan melakukan sejumlah penyelamatan gemilang yang menjaga gawang Indonesia tidak kebobolan.
Barulah pada babak kedua setelah Shin Tae-yong melakukan tiga pergantian pemain yakni memasukan Asnawi Mangkualam, Rafael Struick dan Victor Dethan, menggantikan Alfriyanto Nico, Zanadin Fariz dan Arkhan Kaka permainan Indonesia lebih berkembang.
Indonesia gantian akan menjadi tuan rumah pada laga kedua Piala AFF Grup B. Pertandingan akan digelar Kamis (12/12/2024) di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, dimana skuad Garuda akan menjamu Laos yang jadi juru kunci klasemen Grup B.
Editor: Aspian Nur