Menghadapi Myanmar, Shin Tae-yong mengakui lagan anti menjadi ujian besar bagi anak asuhnya. Pelatih asal Korea itu memang punya misi tersendiri dengan membawa pemain muda mengingat tahun depan Indonesia akan menghadapi dua ajang penting, yakni SEA Games 2025 dan Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.
"Saya rasa akan sulit menjalani laga pertama Piala AFF 2024 di kandang Myanmar karena lawan menggunakan pemain senior," ujar STY melansir dari laman resmi klub jelang pertandingan nanti.
"Kami memang membawa pemain-pemain yang sangat muda bukan hanya untuk pertandingan ini, tetapi juga untuk kualifikasi Piala Asia U-23 serta SEA Games," ungkapnya.
STY optimistis Indonesia bisa mengambil banyak pelajaran dari turnamen ini. "Saya harap turnamen ini bisa membawa banyak bekal positif untuk persiapan kami ke dua ajang itu tahun depan," ucap STY.
Manajer timnas Indonesia Sumardji dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebelumnya sudah menyatakan tidak memberikan target juara kepada tim Merah Putih pada turnamen ini. Fokus utama adalah memberikan kesempatan bagi pemain muda untuk menambah jam terbang sekaligus mempersiapkan regenerasi timnas.
Namun setidaknya kalau Indonesia bisa meraih tiga poin perdana setidaknya bisa jadi modal untuk menghadapi lawan lebih berat di fase Grup B. Selanjutnya Indonesia akan hadapi Laos (12/12), Vietnam (15/12), dan Filipina (21/12).
Sementara pelatih Myanmar Myo Hlaing Win sesumbar timnya bisa meraih satu angka pada laga perdana.
"Saat ini baik Grup A maupun Grup B dipenuhi dengan tim-tim kuat. Namun, kami tidak bisa menganggap ini sebagai tekanan. Kami akan menghadapi setiap pertandingan satu per satu," ujar arsitek berusia 51 tahun itu.
“Pertandingan pertama melawan Indonesia dan target minimal kami adalah mendapatkan satu poin," tegas Myo Hlaing Win.
"Tapi jika keberuntungan berpihak pada kami, kami bisa meraih kemenangan dan mendapatkan tiga poin," imbuhnya.
Indonesia dan Vietnam menjadi favorit untuk melaju dari Grup B Piala AFF 2024. Namun Myanmar menolak menyerah. Myo Hlaing Win sedang menghitung peluang supaya bisa melaju ke empat besar.
"Setelah itu, kami akan menghadapi Filipina pada 12 Desember 2024. Mengingat jadwal yang padat, kami telah menyiapkan rotasi pemain dan antisipasi terhadap kemungkinan cedera. Target kami adalah menang dalam pertandingan ini," imbuh Myo Hlaing Win.
"Jika kami berhasil mengumpulkan enam hingga tujuh poin dari tiga pertandingan sebelumnya, pertandingan ini akan menjadi penentu nasib kami di turnamen. Kami telah mempersiapkan segalanya dengan baik, termasuk strategi, rotasi pemain, dan antisipasi terhadap berbagai situasi," tutupnya.
Editor: Aspian Nur