Mancini, pelatih asal Italia yang baru 14 bulan lalu menandatangani kontrak empat tahun yang dilaporkan bernilai 150 Juta Dollar, setara dengan Rp2,5 Triliun, telah membayar harga untuk serangkaian penampilan tidak meyakinkan dari Arab Saudi yang membuat mereka berjuang untuk mendapatkan posisi dua besar kualifikasi di Grup C untuk memastikan kelolosan mereka ke putaran final Piala Dunia 2026.
SAFF mengatakan pria berusia 59 tahun itu telah meninggalkan perannya sebagai pelatih Arab Saudi setelah kontraknya diakhiri dengan kesepakatan bersama dan dikabarkan asosiasi negara tersebut mengincar Zinedine Zidane sebagai pelatih pengganti.
Pemecatan Mancini tidak ideal untuk Saudi, yang saat ini terkunci dengan lima poin bersama Australia dan Bahrain di grup C, lima poin di belakang pemimpin klasemen sementara Jepang dan sedang mempersiapkan diri untuk pertandingan di AAMI Park melawan Socceroos 14 November mendatang.
Masa kepemimpinan Mancini yang dimulai pada bulan Agustus tahun lalu saat ia menggantikan Herve Renard penuh gejolak, dengan para pemainnya tidak terlalu senang ketika Saudi tersingkir dari Piala Asia pada babak 16 Besar awal tahun ini setelah kalah dalam adu penalti dari Korea Selatan.
Mancini tidak membuat para penggemar senang ketika ia menghilang diterowongan bahkan sebelum adu penalti selesai dan ia akhirnya harus meminta maaf.
Menjelang pertandingan pembuka Piala Asia Saudi, ia juga mengklaim tiga pemain telah dicoret karena mereka ingin memilih-milih pertandingan yang akan dimainkan. Ini adalah tuduhan yang dibantah keras oleh para pemain.
Mancini terus-menerus mengeluhkan bagaimana para striker lokal tidak bisa mendapatkan waktu bermain yang cukup di Liga Pro Saudi karena ada begitu banyak pemain impor dari Eropa.
Keadaan semakin memburuk selama kampanye Piala Dunia mereka uai kalah 2-0 di kandang dari Jepang dua pekan lalu sebelum ditahan imbang tanpa gol oleh Bahrain lima hari kemudian, sebuah pertandingan yang berakhir dengan mantan pelatih Manchester City tersebut berdebat dengan sekelompok pendukung yang tidak senang sebelum kemudian mengkritik para pemainnya.
Mancini dipecat setelah hanya memenangkan tujuh dari 18 pertandingan sebagai pelatih, kalah enam kali dan seri lima kali termasuk hasil imbang 1-1 melawan Indonesia.
Mancini ditunjuk sebagai manajer Arab Saudi hanya dua minggu setelah meninggalkan pekerjaannya sebagai pelatih Italia. Selama menangani Italia, ia memenangkan Euro 2020 setelah mengalahkan Gareth Southgate dan Inggris di Wembley. Pelatih asal Italia ini juga pernah menangani Man City, Fiorentina, Lazio, Inter Milan, Galatasaray, dan Zenit Saint Petersburg.
Editor: Aspian Nur