Tuchel, pelatih berusia 51 tahun itu akan diumumkan sebagai manajer ke-20 negara itu dalam waktu dekat dan menurut kabar dalam setahun dibayar £5 Juta, setara dengan Rp102 Miliar setahun.
Namun uang yang didapat Tuchel terbilang kecil dibandingkan dengan kontrak £10 Juta per tahun, setara dengan Rp204 Miliar, yang dia dapatkan selama menangani Chelsea, klub yang dia tangani selama 20 bulan sebelum dipecat pada September 2022.
Meski FA sudah menunjuk Tuchel, namun bukan berarti Lee Carsley akan segera meninggalkan jabatannya sebagai pelatih sementara. Carsley diperkirakan akan melanjutkan perannya hingga setelah pertandingan UEFA Nations League atau Liga Bangsa-Bangsa melawan Yunani dan Republik Irlandia November bulan depan.
Tuchel, yang telah menganggur sejak meninggalkan Bayern pada akhir musim lalu mencapai kesepakatan yang menguntungkan dengan FA setelah melakukan pembicaraan yang sangat cepat. Tuchel akan menjadi manajer asing ketiga yang pernah melatih Inggris, setelah mendiang Sven Goran Eriksson (Swedia) dan Fabio Capello (Italia).
Sebelumnya FA sudah melakukan pendekatan untuk mendapatkan jasa manajer Manchester City Pep Guardiola pada awal musim, termasuk juga Graham Potter yang sedang tidak bekerja dan pelatih Newcastle United saat ini Eddie Howe.
Namun mereka akhirnya memutuskan untuk tidak mengejar keduanya dan memilih Tuchel yang sangat berpengalaman. Carsley juga berada dalam persaingan untuk mendapatkan pekerjaan tersebut namun secara sensasional memutuskan untuk tidak mencalonkan diri sebagai pelatih kepala.
Tuchel berada di jalur yang tepat untuk kembali ke manajemen di divisi utama Inggris sebelum menyetujui untuk menangani tim nasional. Klub Manchester United mengadakan pembicaraan dengan sang manajer veteran di musim panas untuk menggantikan Erik ten Hag yang berada di bawah tekanan.
Tuchel terkenal di kalangan penggemar Inggris karena tugasnya sebagai manajer Chelsea, yang ia tangani selama lebih dari satu setengah musim. Dia membimbing klub London Barat menuju kejayaan Eropa pada Mei 2021, mengalahkan Manchester City untuk meraih trofi Liga Champions dan melanjutkannya dengan memenangkan Piala Super dan Piala Dunia Antarklub UEFA.
Namun Tuchel mengemudikan kapal Chelsea melalui perairan yang penuh gejolak setelah mantan pemiliknya, Roman Abramovich dipaksa menjual klub pada Mei 2022.
Miliarder itu dipaksa menjual setelah Pemerintah Inggris membekukan asetnya sebagai bagian dari sanksi mereka terhadap Rusia menyusul invasi ilegal mereka ke Ukraina pada Februari 2022. Pria bertubuh kurus itu diberi perintah untuk mundur oleh pemilik baru Todd Boehly pada September berikutnya setelah awal yang buruk pada musim 2022/2023.
Tuchel tidak bekerja selama enam bulan sebelum dia mengambil alih Bayern, yang dia pandu meraih gelar Bundesliga 22/23.
Editor: Aspian Nur