"Itu menjadi penting karena kami ingin memastikan pemain dan pelatih betah di sana, juga bagaimana mereka berkomitmen untuk fokus," sebut Erick.
Erick sendiri belum memastikan kapan TC timnas U-20, yang kini dilatih Indra Sjafri, di IKN dimulai. Meski begitu, pria yang juga Menteri BUMN itu memastikan Pusat Pelatihan PSSI di IKN untuk tahap pembangunan pertama akan diresmikan 11 Oktober bulan depan oleh Presiden Joko Widodo didampingi oleh Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Gianni Infantino.
Pada tahap pertama akan disahkan keberadaan dua lapangan latihan dan asrama berkapasitas 85 kamar. Tempat tersebut digunakan utamanya untuk tim nasional kelompok umur baik putra maupun putri.
Pusat Pelatihan PSSI di IKN memiliki luas sekitar 34,5 hektare. Ketika pembangunannya sudah tuntas secara keseluruhan, lokasi itu memiliki delapan lapangan dan asrama berkapasitas total 138 orang untuk pemain, pelatih dan kepala pelatih.
Disana juga ada berbagai fasilitas penunjang seperti fisioterapi, pusat kebugaran dan perawatan medis. Untuk menyokong pembangunan Pusat Pelatihan PSSI itu, FIFA melalui program FIFA Forward memberikan dana hibah senilai 5,6 Juta Dolar AS atau sekitar Rp85 Miliar.
Sementara Pemerintah Indonesia menggelontorkan dana total Rp127,10 Miliar pada tahun 2024 yang ditujukan untuk memenuhi perlengkapan dan biaya operasi pusat pelatihan PSSI di Ibu Kota Nusantara (IKN) serta program PSSI lainnya seperti pemusatan latihan timnas putra dan putri baik di dalam maupun luar negeri, berbagai kegiatan juga kompetisi seperti Liga 3 Indonesia serta penajaman wawasan teknis dan tata kelola sepak bola dengan pelatihan pelatih dan wasit.
Editor: Aspian Nur