Pada pertandingan melawan PSS Sleman, gol Borneo FC dicetak Leo Gaucho menit ke-25. Namun, tim tuan rumah membalas lewat gol bunuh diri yang dibuat Christophe Nduwarugira pada menit ke-75. PSS Sleman tetap berada di dasar klasemen Liga 1 dengan minus dua poin. Perinciannya meraih sekali imbang dan tiga kali kalah.
Pada laga ini, Borneo FC sebetulnya kalah jumlah pemain sejak awal babak pertama. Sang kiper utama, Nadeo Argawinata, harus mandi lebih cepat. Dia diganjar kartu merah pada menit ke-12 setelah menepis bola di luar garis gawang.
“Kami tetap tampil menyerang meski bermain dengan 10 orang, kekurangannya hanya kami tak bisa menambah gol,” ujar Pieter Huistra, pelatih Borneo FC usai laga.
Pelatih PSS Sleman Wagner Lopes mengatakan pertandingan tersebut tidak mudah. “Ada banyak momen, kami punya lima kesempatan namun tidak mencetak gol. Pertandingannya susah, strategi ganti ketika kartu merah lawan,” sebutnya.
Setelah menghadapi Elang Jawa, laga berat akan dihadapi Borneo FC dengan tiga pertandingan di bulan September, yaitu menghadapi Malut United di Stadion Batakan Selasa (17/9/2024) pekan depan, away ke markas Barito Putra Senin (23/9/2024) dan sebelum menjamu Persita Tangerang Senin (30/9/2024) malam di Batakan, Stefano Lilipaly dkk lebih dulu bertanding di Malaysia menghadapi Kuala Lumpur FC pada ajang ASEAN Club Championship 2024. Saat ini Borneo FC memimpin klasemen sementara Grup B ASEAN Club Championship 2024 setelah di matchday perdana menang 3-0 atas wakil Singapura, Lion City Sailors.
Editor: Aspian Nur