Dalam enam pertandingan terakhir termasuk dua laga di Championship Series, Borneo FC kalah enam kali beruntun dan perayaan pesta juara mereka sebagai yang teratas di Reguler Series beberapa waktu lalu terasa hambar.
Ironisnya, tiga dari enam kekalahan Borneo FC itu didapatkan dari Madura United, satu di kompetisi regular dan dua kali di semi final, padahal Laskar Sapeh Kerab merupakan tim peringkat empat klasemen
Leg pertama di kandang Madura United, Borneo FC Samarinda takluk dengan skor 1-0 via penalty Hugo Gomes dan di leg kedua yang dimainkan di Stadion Batakan, Pesut Etam kembali menelan kekalahan dengan skor 2-3. Hasil tersebut membuat Madura United lolos ke partai final dengan keunggulan agregat 4-2.
Gol-gol Madura United dicetak Dalberto Luan Belo menit 19 dan brace Malik Risaldi menit 58 dan 67. Sementara gol tuan rumah dicetak Muhammad Alfharezzi Buffon via sundulan menit 12 dan penalty Felipe Cadenazzi (45+2').
Sebelum laga, terror sempat dihadapi Madura United karena bus mereka dilempar terror dan video pelemparan itu tersebar di media sosial.
"Tinggal beberapa meter dari gerbang Stadion (Batakan) tiba-tiba kita dihadang puluhan suporter dan langsung melemparinya dengan telur. Perugas keamanan masih ada di dalam pintu stadion," terang Media Officer Madura United, Ferdiansyah Alifurrahman lewat unggahannya di Instagram.
Teror tersebut tentu mengejutkan skuad Madura United yang berada di dalam bus namun mereka sampai di stadion dalam keadaan yang baik.
"Para rombongan baik pemain dan official dalam keadaan baik, alhamdulillah mental para pemain masih kuat. Karena saya di posisi paling depan dan jelas langsung di depan mata," ujarnya.
Terror untuk mereka belum selesai, karena pemain harus kembali ke hotel tempat menginap dengan mobil barracuda milik aparat kepolisian demi menghindari hal-hal tak diinginkan.
Pelatih sementara alias caretaker Madura United Rakhmad Basuki membeberkan kunci kemenangan timnya atas Borneo FC. "Kami tahu Borneo FC pasti sangat agresif. Mereka pasti berani bermain keluar. Makanya saya bilang ke pemain supaya lebih bersabar untuk melakukan defense. Kemudian kami mencari cara untuk counter attack dan Alhamdulillah rencana itu berjalan baik," ujar pelatih yang kerap disapa RB tersebut selepas pertandingan.
Pertandingan final menghadapi Persib Bandung akan dilakoni dua leg pada Minggu, 26 Mei sementara leg kedua berlangsung Jumat 31 Mei. "Yang jelas tidak ada satu tim pun yang tidak ingin merayakan sebuah kemenangan. Kami merayakan dengan cara yang sama. Tidak berlebihan menurut saya, karena kami sangat puas dengan kemenangan ini. Target kita nanti melawan Persib Bandung. Dan saya pikir para pemain akan merayakan kemenangan hari ini," paparnya.
Secara head to head, Madura United belum pernah mengalahkan Persib sepanjang babak Reguler Series musim ini. Dari dua pertemuan, Madura United takluk satu kali dan imbang satu kali.
editor: Aspian Nur