Zukran, menjelaskan agar Festival Sepak Bola Usia Dini ini berlangsung lancar, Dispora berkolaborasi dengan Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kukar sebagai induk organisasi sepak bola di Kukar. "Ini untuk menjalankan arahan bupati Kukar agar melakukan pembinaan sepakbola segera mungkin untuk usia dini," ungkapnya.
Adapun peserta pada gelaran ini yaitu Dispora mengundang seluruh Sekolah Sepak Bola (SSB) ataupun akademi sepak bola yang ada di seluruh Kukar hingga tersebar di kecamatan-kecamatan. Hal ini dilakukan karena pembinaan usia dini ini, akan menyasar pemain dengan rentang usia 10-12 tahun. "Bakal mengundang SSB di Kukar, Karena pembinaan ini sifatnya terus-menerus, harus punya program yang jelas, jadi tidak instan," terangnya.
Zukran menegaskan setidaknya ada 1-2 kali festival pembinaan sepakbola usia dini yang akan laksanakan Dispora Kukar. Hal untuk memastikan bibit-bibit sepakbola dari SSB di Kukar sehingga bisa terus dibina. Dengan target utama, membuat para murid SSB senang dan mencintai hobinya dalam bermain sepakbola.
Sehingga diharapkan timbul potensi-potensi usia muda pesepakbola asal Kukar. Sehingga 5-10 tahun kedepan, Kukar kembali mencetak atlet-atlet sepakbola nasional yang mampu membawa nama harum daerah dan bangsa Indonesia di kancah internasional. "Dari usia muda dilakukan pembinaan secara berjenjang. Dalam tahun ini akan dilakukan 2 kali, salah satunya di bulan Mei ini," tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Askab PSSI Kukar, Surya Admaja menyebutkan sejauh ini sudah ada 30 an SSB yang resmi mendaftar untuk turut serta pada Festival Sepak Bola Usia Dini garapan Dispora Kukar ini. "Sementara ini sudah sebanyak 35 SSB yang mendaftar, semoga nantinya gelaran ini berlangsung sukses lancar dan utama kita bisa mencetak talenta sepak bola masa depan Kukar" harap Maja sapaan akrabnya. (*)